Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Atasi Banjir dan Asap dengan Ayat

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 16 April 2014 00:17 12:17 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 16 April 2014 00:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Pegiat ekonomi Islam Muhaimin Iqbal meminta para pemimpin Indonesia mengambil kebijakannya berdasarkan al-Qur’an, termasuk yang terkait ekonomi. Misalnya saat menangani bencana banjir dan  asap.

Dalam kebijakan penanganan banjir di Jakarta, Founder Gerai Dinar tersebut berharap pemerintah bisa mengelola “pasang-surut” air. Menurutnya, Allah Subhanahu Wata’ala telah memberikan air yang begitu melimpah saat musim hujan. Limpahan air ini seharusnya bisa dikelola dengan baik, sebagai persiapan menghadapi datangnya musim kemarau.

Pesan ini disampaikan Muhaimin pada acara Seminar Kewirausahaan dan Ekonomi Islam di AQL Islamic Center, Jalan Tebet Utara I no 40 Jakarta Selatan, belum lama ini.

Seminar yang digelar Ar-Rahman Entrepreneur Community (AEC) ini bertajuk “Let’s Change The World with Syariah Business”.

Menurut Muhaimin, dalam potongan ayat 34 Surat Yasin, “Wafajjarna fiha minal uyun,” terdapat pesan tata cara mengelola air. Ayat ini bermakna, ‘Dan kami pancarkan padanya beberapa mata air’.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Begitu pula dalam Surat Maryam, tambah Muhaimin, terdapat pesan untuk “mengalirkan anak sungai”. Memancarkan mata air dan mengalirkan anak sungai merupakan cara-cara pengelolaan air yang diisyaratkan Allah dalam al-Qur’an.

“(Kita) dikasih air banyak (musim hujan), direm kemudian (melalui kemarau). Kita (di)suruh ngelola saja enggak bisa. Itu dengan bangganya hujan diusir, dibuang ke laut,” ujarnya, tampaknya menyinggung kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah menebar garam di awan untuk mengalihkan hujan.

Gunakan Al-Qur’an tanpa “Tetapi”

Muhaimin berpendapat, dalam menangani bencana asap Riau pun al-Qur’an juga telah memberi solusi. Bencana ini, menurutnya, faktor utamanya karena Indonesia masih mengikuti ajaran Belanda, yaitu menanam sawit.

Padahal, menurutnya, sawit bukanlah tanaman Indonesia. Seperti diketahui, bencana asap di Riau dinilai akibat pembakaran lahan untuk perkebunan sawit.

Menurut Muhaimin, daripada menanam sawit, lebih baik Indonesia menanam kurma atau zaitun. Keduanya telah disebutkan berkali-kali dalam al-Qur’an.

Muhaimin mengaku, pihaknya telah membuktikan jika kurma dan zaitun bisa hidup di Tanah Air. Seperti yang telah dia kerjakan di kawasan pertanian Jonggol Farm, Bogor, Jawa Barat, miliknya.

“Solusinya mengatasi asap lagi-lagi dengan al-Qur’an. (Kurma) pasti bisa ditanam di kita. Di institusi kita diajarin membibit zaitun,” ujarnya.

“Kalau Anda pengen belajar nanam kurma, bisa kita ajari. Kalau Anda pengen belajar nanam zaitun, bisa kita ajari,” tantangnya.

Muhaimin mengaku, dirinya sebenarnya bersyukur tinggal di Indonesia. Sebab para pemimpinnya kebanyakan Muslim dan paham al-Qur’an. Namun mereka dinilai belum menggunakan al-Qur’an sebagai rujukan dalam mengambil keputusan.

“Saya bersyukur tinggal di Depok. Kenapa? Karena walikota saya Muslim, gubernur (Jawa Barat. Red) saya ustadz, presiden saya Muslim. Saya bermimpi, suatu saat ketika punya masalah, mereka membuka al-Qur’an,” ujarnya.

Menurutnya, yang menghambat para pemimpin tersebut merujuk al-Qur’an dalam mengambil keputusan hanya satu kata.

“Kata itu adalah ’tetapi’. (Seharusnya) bagaimana kita menggunakan al-Qur’an tanpa kata ‘tetapi’,” pesannya.

“Sekarang kita diajari Belanda (tanam sawit. Red), kita ikuti. Diajarin al-Qur’an kita pakai ‘tetapi’,” sindirnya.*

(Foto: Slide gambar tanaman kurma di Jonggol Farm milik Muhaimin Iqbal -by Syakur)

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tidur Siang terlalu Lama berkait dengan Kematian Dini
Tulisan selanjutnya Syeikh Usamah Rifa’i ditetapkan sebagai Ketua Umum Majelis Islam Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Berita
2 September 2026 20:18
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?