Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Tidur Siang terlalu Lama berkait dengan Kematian Dini

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 15 April 2014 23:48 11:48 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 15 April 2014 23:48
Bagikan
Budaya tidur siang para siswa sekolah dasar di China dan Taiwan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kematian adalah hak Allah Subhanahu Wata’ala, tidak seorangpun mengetahuinya. Namun sebuah penelitian menemukan, orang yang tidur siang terlalu lama, lebih dari satu jam setiap hari, 32 persen lebih berisiko meninggal dunia lebih dini, demikian menurut hasil studi yang dilakukan selama 13 tahun oleh para peneliti dari Cambridge University di Inggris.

Mereka mendapatkan kesimpulan itu itu setelah mempelajari data studi kelompok prospektif European Prospective Investigation Into Cancer (EPIC)-Norfolk, sebuah studi kesehatan komprehensif pada 25.000 perempuan dan laki-laki berusia 40-79 tahun di Inggris.

Sekitar 16.000 orang dari peserta studi itu menjawab pertanyaan soal kebiasaan tidur siang mereka. Jawaban mereka lalu dibagi ke dalam dua kategori, yakni mereka yang biasa tidur siang kurang dari satu jam dan lebih dari satu jam. Dan mereka yang tidak tidur siang menjadi kelompok kontrol.

Setelah 13 tahun, peserta studi yang tidur siang lebih dari satu jam memiliki risiko meninggal dunia lebih besar karena berbagai sebab termasuk penyakit jantung, kanker, dan gangguan pernafasan.

Hasil ini diperoleh bahkan setelah para peneliti memperhitungkan faktor seperti usia, jenis kelamin, kelas sosial, tingkat pendidikan, status pekerjaan, indeks massa tubuh, tingkat aktivitas fisik, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, depresi, penggunaan obat, waktu yang dihabiskan di tempat tidur pada malam hari, dan kondisi yang sudah ada sebelumnya .

Baca Juga

Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru
Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

Para peneliti mencatat sekalipun ada hubungan antara lama tidur siang dengan kematian lebih dini namun studi ini tidak membuktikan adanya hubungan sebab akibat.

Penyebabnya bisa jadi sesuatu yang tidak dilaporkan oleh para peserta studi atau terlihat dari rekam medis.

Dalam hasil studi yang dipublikasikan di American Journal of Epidemiology para peneliti menulis,”Meski kondisi kesehatan dan pengobatan diperhitungkan dalam studi ini, kami tidak bisa menyimpulkan bahwa hasil kami mungkin sebagian bisa dijelaskan oleh efek masalah kesehatan yang tak terdiagnosis atau pengobatan yang tak tercakup dalam studi yang menyebabkan kelelahan atau rasa kantuk,” sebagaimana dikutip Antara.

Para ahli menyarankan, tidur siang kurang dari 30 menit dalam sehari untuk mencegah tubuh memasuki tahapan tidur yang lebih dalam, demikian seperti dilansir laman Medical Daily pada Ahad (13/04/2014).

Dan bila Anda merasa selalu lelah setelah tidur siang hari, mungkin saja itu pertanda yang lebih serius ketimbang hanya tidur malam yang buruk, karenanya lebih baik Anda memeriksakan diri ke dokter.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Kesehatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI Temukan Dua Anak Tidak Ikut UN di Lapas Anak Tangerang
Tulisan selanjutnya Atasi Banjir dan Asap dengan Ayat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Kesehatan

Studi: Setiap Batang Rokok Merampas 20 Menit Kehidupan Perokok

5 Januari 2025 14:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?