Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mengaku Kecolongan, Turis Asing Sumbang Paket Natal Sebuah Pesantren di Bali

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 24 November 2014 14:38 2:38 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 24 November 2014 14:38
Bagikan
Tampak isi paket bernuansa Natal yang disumbangkan bule ke pesantren di Bali
Bagikan

Hidayatullah.com– Jelang Hari Natal pada Desember mendatang, pondok pesantren perlu hati-hati dalam menerima sumbangan. Baru-baru ini, sebuah pesantren di Denpasar, Bali dikunjungi sejumlah turis asing.

Yang masalah, bule tersebut menyumbangkan hadiah paket bernuansa Natal. Kasus itu diungkap oleh seorang pengurus Yayasan Al Islam Denpasar Bali, Dhiyauddin, pada Ahad (23/11/2014) kemarin.

“Kami kecolongan oleh dua orang turis yang datang menyumbang buku-buku gambar, pensil warna, pasta gigi, dan beberapa barang lainnya. Yang ternyata muatan dari buku-buku tersebut tentang Natal dan Santa Claus,” ungkap Dhiyauddin yang membeberkan kasus itu ke grup media sosial forum santri nasional pesantren tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun hidayatullah.com, sebanyak 2 orang bule pria-wanita datang ke pesantren pada Sabtu (22/11/2014) sekitar pukul 11.00 Wib. Tamu wanitanya tidak berpakaian Muslimah dan sempat dipakaikan hijab oleh pihak pesantren.

Keduanya tampaknya sepasang suami-istri karena membawa dua orang anak. Mereka ditemani seorang guide. Kedatangan tamu ini diterima oleh Rasyid, pengurus bagian kerumahtanggaan pesantren.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Ana (saya) terima di depan, seterusnya sama Ustadz Bahriawan lebih jelas. Karena Ustadz Bahriawan yang menguasai bahasanya (bule),” terang Rasyid kepada media ini melalui pesan seluler, Senin (24/11/2014) pagi, sembari menyebut pengurus lainnya.

Pengurus Pimpinan Yayasn,  Ustadz Syamsuddin membenarkan adanya sumbangan paket bernuansa Natal itu.

“Benar ada. Tapi ana tidak hadir (saat kunjungan tersebut. Red). Ana kantornya agak jauh dari pondok,” ujarnya saat dikonfirmasi secara terpisah.

Tidak Mencurigakan

Dhiyauddin yang juga bagian kepengasuhan santri kepada hidayatullah.com mengatakan, awalnya pihak pesantren tidak tahu jika sumbangan tersebut bernuansa Natal. Sebab kemasan paketnya tidak mencurigakan sama sekali.

Kemasan paket bernuansa Natal itu tampak biasa saja dari luar. [Foto: Dhiyauddin untuk Hidayatullah.com]
Kemasan paket bernuansa Natal itu tampak biasa saja dari luar. [Foto: Dhiyauddin untuk Hidayatullah.com]
Selain itu, pesantren yang terletak di Jl Raya Pemogan, Gang Taman No 20X ini memang sering dikunjungi oleh tamu-tamu bule dan non-Muslim. Seperti diketahui, umat Islam minoritas di Bali.

“Ia, ndak tahu (kalau paket bernuansa Natal), karena emang biasa bule datang ke sini,” ujar pria asal Balikpapan, Kalimantan Timur ini.

Dalam foto yang dikirimkan Dhiyauddin kepada media ini, tampak sumbangan tersebut dikemas seperti halnya buku, alat gambar, benda lain pada umumnya. Namun ketika mereka buka, ternyata isinya bernuansa Kristen. Misalnya, pada sampul buku ada gambar Sinterklas dan lonceng khas Natalan. Ada pula buku gambar bertuliskan “Christmas Colouring Fun”, yang artinya kira-kira “gembira mewarnai Hari Natal”.

“Jadi hadiah itu masih dalam bentuk pack-pack-an gitu. Memang ada beberapa buku yang tidak ada unsur Natalnya. Ini barang-barangnya masih ada sih, mau dimusnahkan semua,” jelas Dhiyauddin.

Ia menjelaskan, acara serah terima sumbangan hanya dilakukan sebentar. Bule itu berbicara dalam bahasa Inggris sehingga para santri pada bingung. Mereka lalu meminta foto bersama anak-anak dan membagi-bagikan hadiah.

“Saya kagak ada tuh pas acara, jadinya dah terlanjur dibagikan (hadiahnya ke santri). Begitu sore saya tahu muatannya begitu, malam langsung saya tarik semua dari santri-santri. Sayangnya, kebetulan ada santri yang bawa pulang ke rumahnya, karena kebetulan sore itu waktunya untuk pulang ke rumah,” ujarnya.

Dhiyauddin menduga, pemberian sumbangan itu bisa pemberian biasa atau juga bisa karena modus ‘Kristenisasi’. Namun ia mengaku ke depan akan lebih berhati-hati.

“Saya mengingatkan sudara-saudaraku yang lain untuk lebih berhati-hati dalam menerima atau pun mendapatkan donatur atau penyumbang. Salah satu contoh nyata kami kecolongan,” ujarnya.*

 

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Balikristenkristenisasimisionarisnatalpesantren
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sejarawan Islam Mahmud Syakir Tutup Usia
Tulisan selanjutnya Umat Islam DKI Dilarang Bughot, Tapi Tak Wajib Taat Pada Gubernur Ahok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?