Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Mau Selamat Naik Pesawat, Selalu Ingat Allah!

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 11 Januari 2015 09:25 9:25 am
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 11 Januari 2015 09:25
Bagikan
Seorang penumpang pesawat mengingat Allah dengan membaca al-Qur'an dalam sebuah penerbangan rute Balikpapan-Jakarta [Ilustrasi].
Bagikan

Hidayatullah.com– Insiden jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 baru-baru ini (28/12/2014) sempat membuat sebagian masyarakat was-was naik pesawat. Alasan utamanya karena khawatir terjadi lagi kecelakaan penerbangan.

Padahal, bagi seorang Muslim, hal itu tak perlu dicemaskan. Sebab, menurut Syeikh Dr Aidh Abdullah al-Qarni, orang Islam akan tetap tenang dalam kondisi apapun jika selalu berdzikir kepada Allah.

“Jangan lupa dimanapun Anda berada, di pesawat, di mobil, di jalan, di rumah, dimanapun Anda bekerja, tentu harus selalu mengingat kepada Allah,” pesan Aidh al-Qarni dalam ceramahnya usai shalat Jumat di Masjid Istiqlal, Jakarta (09/01/2015).

Ia mengatakan, dengan mengingat Allah Subhanahu Wata’ala, seseorang akan selamat di dunia dan akhirat. Dengan berdzikir pula seseorang akan menggapai kebahagiaan.

Penulis buku fenomenal La Tahzan itu menjelaskan, ada 7 kiat -termasuk berdzikir- untuk menuju kebahagiaan dunia-akhirat. Pertama, beriman kepada Allah dan tidak mempersekutukan-Nya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Tidak boleh kita menyembah selain Allah. Tidak boleh kita menyembah matahari, ataupun benda-benda lainnya,” ujarnya.

Kedua, kata Aidh al-Qarni, adalah menunaikan shalat lima waktu. Hal ini merupakan kewajiban bagi setiap Muslim untuk mendekat dan berserah diri kepada Allah.

Ketiga, mempercayai takdir Allah, yaitu qadha dan qadar. Ia mengungkap, manusia tidak terlepas dari takdir. Setiap Muslim diimbau agar selalu bertawakal dalam menerima segala ketentuan-Nya.

Kiat mencapai kebahagiaan selanjutnya adalah bersabar. Sabar itu, jelasnya, sangatlah indah, sebagai tangga menuju kesuksesan dan kebahagiaan, yaitu syurganya Allah.

“Oleh karena itu, kita sabar dalam bershaf melaksanakan shalat, kita sabar dalam memberikan zakat, kita sabar dalam berdagang, kita sabar dalam kegiatan sehari-hari,” ujarnya sebagaimana dikatakan penerjemahnya.

Aidh al-Qarni melanjutkan, kiat kelima agar bahagia adalah selalu mengingat Allah, dengan bertasbih, bertahmid, dan dzikir-dzikir lainnya.

Yang keenam adalah bertobat kepada Allah Yang Maha Pengampun. Karena semua orang, kata Aidh al-Qarni, tidak terlepas dari dosa, kecuali Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang maksum (terjaga dari dosa-dosa).

“Kalaupun dosa-dosa Anda besarnya seperti gunung-gunung yang ada di Indonesia, ataupun luasnya seperti lautan yang ada di Indonesia, maka Allah Subhanahu Wata’ala akan mengganti dengan kebaikan. Telah digariskan dan telah disebutkan dalam hadits atau al-Qur’an,” ujarnya.

Bahagia Bukan Sukses Dunia

Yang terakhir, pesan Aidh al-Qarni, untuk menggapai kebahagiaan seorang Muslim harus memenuhi beberapa hak Rasulullah.

Yaitu mengimani Nabi Muhammad sebagai utusan Allah, pemberi syafaat pada hari kiamat kelak; mengikuti sunnah-sunnah beliau; memperbanyak shalawat atasnya; dan menyebarkan ajarannya.

Aidh al-Qarni mengatakan, dalam buku La Tahzan ia menyimpulkan, kebahagiaan itu datangnya dari Allah Subhanahu Wata’ala semata. Bukan dari banyaknya harta, tingginya jabatan, ataupun rumah dan apartemen yang mewah.

“Tetapi kebahagiaan itu lebih indah (dari itu). Kebahagiaan bukanlah kesuksesan dunia, tapi kebahagiaan itu adalah datang dari Allah Subhanahu Wata’ala. Itulah ringkasan daripada buku yang saya karang dengan judul La Tahzan itu,” ujar pria yang juga pejabat di Kerajaan Arab Saudi ini.

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, pada kesempatan itu, Aidh al-Qarni menyebut Indonesia sebagai negara Islam pembawa syahadat “Laa ilaha illallah”.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bahagiadzikirMuslim sejati
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Penjarakan Abu Hamza Seumur Hidup dalam Kasus Terorisme
Tulisan selanjutnya Ketika Wali Allah dan Rahib Adu Kuat Lapar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Berita
28 Agustus 2026 12:20
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?