Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dr Aidh Al Qarni: Indonesia Negara Islam Pembawa “Laa Ilaha Illallah”

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 10 Januari 2015 16:03 4:03 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 10 Januari 2015 16:03
Bagikan
Aidh Al Qarni menyampaikan ceramah di Masjid Istiqlal, Jakarta
Bagikan

Hidayatullah.com–Syeikh Dr Aidh Abdullah al-Qarni kembali mengunjungi Indonesia. Salah satu agenda penulis buku fenomenal La Tahzan ini ialah mengisi ceramah di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (09/01/2015).

Dalam ceramahnya usai shalat Jumat bersama ribuan umat Islam, Aidh al-Qarni mengapresiasi Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar.

“Saya mengatakan kepada Anda sekalian bahwa saya mencintai bapak-bapak dan mencintai masyarakat Indonesia, yang merupakan negara Islam terbesar. Yaitu negara yang membawa kalimat ‘Laa ilaha illallah, tiada tuhan selain Allah’,” ujarnya seperti dikatakan penerjemahnya.

Aidh al-Qarni mengatakan, kalimat syahadat tersebut merupakan pemersatu umat Islam di seluruh dunia dan sepanjang masa.

“Kita tahu bahwa (Sahabat) Umar Ibn Khatthab itu adalah seorang Arab, tapi dia merupakan seorang Muslim. Juga Bilal dia berasal dari Habasyah, tapi dia juga seorang Muslim,” ujarnya mencontohkan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kemudian Alfatih berasal dari Turki, tapi juga dia seorang Muslim. Kemudian Thariq bin Ziyad, juga berasal dari Habasyi, tapi juga seorang Muslim,” lanjutnya.

Ia mengatakan, sesungguhnya manusia diciptakan oleh Allah Subhanahu Wata’ala untuk bertakwa kepada-Nya. Adapun berbagai perbedaan yang ada adalah agar manusia saling kenal-mengenal.

Pantauan hidayatullah.com di tempat acara, Aidh al-Qarni berbicara didampingi Imam Besar Masjid Istiqlal KH Ali Musthofa Ya’qub. Ia sempat menyinggung hubungan baik antara Indonesia dengan para saudagar Arab yang datang ke Nusantara pada masa perjuangan kemerdekaan RI.

“Bapak-bapak (masyarakat Indonesia. Red) juga telah menyebutkan, atau membagikan istilah, kalau untuk orang-orang yang membawa risalah Islam itu, pedagang dari negeri Arab itu, sebagai saudara,” ujar Aidh al-Qarni.

“Sementara bapak-bapak menyebutnya untuk masyarakat atau negara Belanda yang melakukan penjajahan di sini sebagai negara penjajah,” lanjutnya, seraya mengatakan, kemerdekaan RI dari penjajah atas usaha keras rakyat Indonesia.

Aidh al-Qarni datang ke Istiqlal bersama rombongan Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia. Pada acara tersebut, tampak hadir Wakil Amir Majelis Mujahidin Indonesia, Ustadz Abu Muhammad Jibril. Ceramahnya berlangsung hampir 1 jam.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya “Seandainya ‘La Tahzan’ Saya Tulis Setelah Mengunjungi Indonesia…”
Tulisan selanjutnya Patriark Orthodoks Ethiopia Kunjungi Paus Koptik Tawadros II

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?