Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indonesia Perlu Belajar dari Kemajuan Singapura

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Maret 2015 16:55 4:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Maret 2015 16:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota Komisi I DPR Ahmad Zainuddin mengatakan Indonesia harus belajar dari kemajuan Singapura. Pernyataan ini disampaikan saat memberitkan pernyataan belasungkawa meninggalnya mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew.

“Wafatnya Lee Kuan Yew tentu menjadi duka mendalam bukan hanya bagi warga Singapura, tapi juga masyarakat ASEAN. Kita berduka cita atas meninggalnya Lee Kuan Yew,” ujar Zainuddin dalam rilisnya Hari Senin (23/03/2015).

Menurut Zainuddin, Lee Kuan Yew sangat berperan besar dalam pembangunan di ASEAN. Lee Kuan Yew, lanjut Zainuddin, berhasil membawa Singapura dari negara berkembang menjadi salah satu negara maju dengan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa, baik di kawasan maupun dunia. Singapura menjelma menjadi negara kaya dengan pendapatan per kapita yang melampaui Indonesia dan Malaysia.

“Kemajuan dan pembangunan ekonomi di Singapura menjadi salah satu faktor penopang ekonomi ASEAN. Apalagi menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN,” ucap politisi dari dapil DKI I ini.

Karena itu menurut Zainuddin, Indonesia saat ini perlu belajar dari kemajuan Singapura. Sebagai negara kota (City State), Singapura berhasil menjawab keraguan dunia soal kemampuannya membangun dan maju dengan minim sumber daya alam dan terbatasnya jumlah penduduk. Sejarah Singapura menunjukkan mental bangsa yang baik mampu menjadikan sebuah negara bangkit dari keterpurukan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, Zainuddin juga menyinggung persahabatan Lee Kuan Yew dengan Presiden Soekarno dan Soeharto kala itu yang menjadikan hubungan bilateral Indonesia dan Singapura selalu hangat dan posisi kedua negara menjadi aktor penting di kawasan, terutama ASEAN. Lee Kuan Yew, kata Zainuddin, sangat menghormati Indonesia.

Politisi PKS ini berharap hubungan Indonesia dengan Singapura di bawah Lee Hsien Loong saat ini, yang merupakan putra kandung dari Lee Kuan Yew semakin baik dan meningkat dalam segala bidang. Beberapa kerjasama Indonesia dan Singapura sampai saat ini mengalami kebuntuan, seperti kerjasama ekstradisi, dan pengembalian wilayah udara RI oleh Singapura di atas perairan kepulauan Riau, dapat segera tercapai kesepakatan.

“PM Lee Hsien Loong kita harapkan bisa mencontoh ayahnya dalam membina hubungan diplomatik yang baik dan saling menguntungkan di ASEAN,” ujar Zainuddin.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akibat Kapitalisme dan Liberalisme, Islam Dijadikan “Kambing Hitam” Mengancam NKRI
Tulisan selanjutnya Gerakan Kristenisasi di Riau Didukung Majalah “Menara Pengawal” dan “Sadarlah”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?