Hidayatullah.com–Anggota DPR RI dari FPKS, Dr. Adam Sudrajat MM, menyampaikan bahwa masyarakat Indonesia umumnya dan Aceh khususnya, keduanya jika diibaratkan itu sebagaimana kaum Anshor di zaman Rasulullah dan para sahabat.
Sementara itu, Muslim Rohingya yang kini sebagian menghuni dalam tenda-tenda pengungsian di Aceh itu seperti kaum Muhajirin.
“Tentu Allah akan memberikan balasan kepada masyarakat Indonesia dan masyarakat Aceh yang telah banyak membantu para pengungsi Rohingya, sebagaimana kaum Anshor membantu kaum Muhajirin dulu,” kata Adam dalam diskusi publik bertema, “Nasib Pengungsi Rohingya di Aceh dan Solusinya” di Restoran Bumbu Desa, Jalan Cikini Raya No.72 Jakarta, Rabu (24/06/2015) yang diselenggarakan Dewan Pengurus Nasional Bulan Sabit Merah Indonesia (DPN BSMI).
Dalam pemaparannya adam mengatakan bahwa ketika membicarakan mengenai para pengungsi Rohingya di Aceh, berarti membicarakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Adam menegaskan bahwa Muslim Rohinya menjadi pengungsi (hijrah,red), selain untuk menyelematkan diri dari kedzaliman dan penindasan yang dilakukan pemerintah Myanmar, juga karena mereka ingin menyelamatkan aqidah serta mencari tempat yang lebih aman dan damai.
“Muslim Rohingya menjadi pengungsi (kaum muhajirin,red) karena ingin menyelematkan diri dan aqidah mereka,” cetus Adam.
Karena kesamaan akidah itulah, menurut Adam, bisa menjadi titik temu yang bagus bagi bangsa Indonesia untuk membantu dan memberikan perhatian kepada Muslim Rohingya di Aceh.
“Dan perlu kita ketahui bersama, sebetulnya selain pengungsi Rohingya, ada pengungsi yang jumlahnya lebih besar yaitu para pengungsi yang kini tinggal di perbatasan Suriah. Fenomena hijrahnya suatu kelompok ini akan terus terjadi sampai hari kiamat,” pungkas Adam.
Acara ini turut dihadiri beberapa pembicara; Iwan Suyudie Amri (Sekretaris Direktur Jenderal Kawasan ASEAN Kementerian Luar Negeri RI), DR. Manager Nasution MA (Komisioner Komnas HAM) dan Heru Sustetyo SH, LL.M, M.Si (Founder PAHAM dan Pakar Hukum UI) serta Muhammad Jazuli Ambari SH, M.Si (Relawan BSMI yang pernah terjun ke Rakhine, Myanmar).*