Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemerintah Didesak Turut Cegah Diskriminasi Terhadap Muslim Xinjiang

Ahmad
Terakhir diupdate: 12 Juli 2015 09:47 9:47 am
Ahmad
Dipublikasikan 12 Juli 2015 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Ormas kepemudaan Syabab Hidayatullah mendesak pemerintah Indonesia melakukan langkah-langkah progresif mencegah perlakukan diskriminatif melanggar hak asasi manusia (HAM) yang menimpa muslim Xinjiang, Cina.

Seperti diberitakan, umat Islam di kawasan mayoritas muslim di Xinjiang, Cina, pada Ramadhan ini dilarang berpuasa oleh pemerintah setempat. Partai Komunis Cina yang berkuasa bertahun-tahun telah melarang puasa di Xinjiang. Kawasan ini merupakan rumah bagi suku bangsa minoritas muslim Uighur.

“Kami sangat mengecam kebijakan tersebut karena bertentangan dengan hak asasi manusia,” Ketua Umum PP Syabab Hidayatullah Naspi Arsyad dalam keteragan persnya, Ahad (12/07/2015).

Kendati Pemerintah Cina telah membantah menyatakan tidak ada diskriminasi terhadap umat Islam di Cina melalui dubesnya di Indonesia belum lama ini, Naspi Arsyad, menilai tetap perlu dilakukan langkah-langkah tertentu untuk memastikan hubungan mutualisme kedua negara tetap selaras.

Pihaknya pun mengimbau kepada kaum muslimin yang sedang berpuasa untuk mendoakan saudara-saudara lainnya yang saat ini sedang mengalami cobaan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dikutip Aljazeera belum lama ini, Cina melarang para pegawai negeri sipil, murid sekolah, mahasiswa, dan guru, terutama yang tinggal di kawasan mayoritas muslim di Xinjiang, berpuasa selama bulan suci Ramadhan.

Bunyi pengumuman pemerintah di bilangan Jinghe, XInjiang, menyebutkan rumah makan di wilayah tersebut tetap beroperasi seperti biasa selama Ramadhan. Sementara situs pemerintah lokal di kawasan Bole mengumumkan, “Selama Ramadhan, masyarakat dilarang berpuasa atau melakukan kegiatan keagamaan lainnya.”

Kelompok hak asasi Uighur mengatakan aturan ketat Cina terhadap umat Islam di Xinjiang dapat memicu ketegangan di kawasan yang kerap dilanda bentrokan fisik, yang setakat kini telah menyebabkan ratusan orang terbunuh itu.

Cina menanggapi protes itu dengan enteng. Menurut pemerintah Negeri Tirai Bambu, mereka menghadapi ancaman terorisme di Xinjiang dan menyalahkan ekstremisme dalam agama sebagai penyebab tumbuhnya kekerasan di wilayah tersebut.

“Tujuan Cina melarang puasa yakni menjauhkan suku bangsa Uighur dari budaya muslim mereka selama bulan suci Ramadhan,” ucap Dilxat Rexit, juru bicara Kongres Uighur Dunia, di pengasingan.

“Larangan berpuasa menurut ajaran agama adalah provokasi dan hanya akan memicu ketidakstabilan dan konflik,” kata Rexit.

Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, pada tahun ini anak-anak juga dibatasi dalam Ramadan dan kegiatan keagamaan lainnya.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BantahanCinaislamPemerintah Didesak Turut Cegah Diskriminasi Terhadap Muslim XinjiangRamadhan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Majlis Dakwah Al-Bahjah Salurkan Bantuan Tahap Kedua untuk Rohingya di Aceh
Tulisan selanjutnya Mengenang Suara Emas Syeikh Mahmud Al-Hussary

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?