Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dahnil: Menhan Prabowo Tak Mau Indonesia Terjebak Konflik AS-China

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 18 Juni 2020 19:35 7:35 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Juni 2020 19:35
Bagikan
Dahnil Anzar Simanjuntak, Jubir Menhan Prabowo Subianto dalam diskusi daring tentang konflik AS-China, Kamis (18/06/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com– Juru Bicara Menteri Pertahanan, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa Menhan Prabowo Subianto terus memantau konflik antara Amerika Serikat dan China di Laut China Selatan.

Dalam beberapa pekan terakhir, ketegangan muncul dan terus meningkat seiring adanya reaksi ‘perang dingin’ antara pasukan militer dua negara adidaya, yakni Amerika Serikat (AS) dan China.

Ketegangan yang terjadi di Laut China Selatan ini, tidak hanya mencuri perhatian kedua negara saja, melainkan negara-negara Asia Tenggara yang memiliki batas wilayah bersinggungan dengan kawasan perairan tersebut, termasuk Indonesia.

Dahnil, menjelaskan hampir setiap hari, Prabowo berbicara dengan Menhan negara-negara lain demi menjamin keamanan di kawasan Laut China Selatan.

Dia mengatakan, Prabowo sudah berkomunikasi dengan Menhan Amerika Serikat, Menhan China, Menhan Malaysia, dan Menhan Australia. Hal ini untuk memasang agar dunia tidak terjebak dalam perangkap Thucydides.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kami berharap dengan diplomasi silaturahmi ini akan membangun saling pengertian untuk memastikan kita tidak terjebak perangkap Thucydides,” kata Dahnil dalam diskusi daring bertema “AS-Tiongkok Memanas di Laut China Selatan, Bagaimana Sikap Indonesia?”, Kamis, (18/06/2020).

Dahnil menjelaskan, Thucydides merupakan sejarawan Yunani kuno yang menyatakan perang terjadi kompilasi, ada “satu kekuatan (bintang) yang meningkat” (rising star) berhadapan dengan “kekuatan penguasa” (power ruling). Meningkatnya keberadaan “bintang” membuat pengawasan sulit.

Menurut Dahnil, saat ini China berstatus sebagai “bintang” yang sedang bangkit dan “kekuatan penguasa” adalah Amerika Serikat. “Pasti kami harapkan jebakan itu tidak terjadi,” jelasnya.

Menurut Dahnil, di tengah memanasnya hubungan Amerika Serikat dan China, maka sikap Indonesia kembali ke konstitusi dalam rangka ketertiban dunia. “Kembali ke UUD dan tidak terlibat dalam konflik,” tambahnya.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASchinaDahnil Anzar SimanjuntakLaut China SelatanMenhanPrabowo SubiantoThucydides
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menag Fachrul Minta Maaf ke DPR Atas Pembatalan Haji
Tulisan selanjutnya DPR Ingatkan RI Tidak Terpancing dan Dimanfaatkan Konflik AS-China

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?