Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pemanfaatan Gadget oleh Anak Harus Melalui Bimbingan orangtua

Ngadiman Djojonegoro
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2015 22:29 10:29 pm
Ngadiman Djojonegoro
Dipublikasikan 10 Agustus 2015 22:23
Bagikan
Dr.Tauhid Nur Azhar (pake kopiah hitam)
Bagikan

Hidayatullah.com–Saat ini kehadiran gadget di tengah kehidupan masyarakat memang tidak bisa dihindarkan. Kondisi ini ditambah lagi dengan hadirnya smartphone  atau ponsel pintar yang murah dan berkualitas di pasaran sehingga dapat terjangkau lapisan masyarakat bawah sekalipun.

Kehadiran teknologi pasti selalu membawa dampak baik positif namun juga negatifnya. Dampak positifnya hidup menjadi semakin dimudahkan khususnya arus informasi dan komunikasi sementara dampak negatifnya akan berpengaruh pada kehidupan sosial,budaya bahkan karakter sang pengguna jika dilakukan secara berlebihan.

Khusus bagi anak-anak dan remaja, kehadiran dari gadget ini perlu diwaspadai bagi para orangtua karena ketika anak sudah mengalami kecanduan akan gadget maka susah untuk dihilangkan bahkan bisa menjadi adiksi.

Demikian paparan ahli neurosains, Dr.Tauhid Nur Azhar,S.Ked,M.Kes. dalam seminar “GADGET  Ganguan  Dalam Genggaman Teknologi, Adiksi Gadget Dari Sudut Pandang Neuroscience” di aula Unisba  belum lama ini.

Menjawab pertanyaan mengapa otak bisa kecanduan bahkan adiksi terhadap gadget, Tauhid menjelaskan bahwa gadget yang didominasi perangkat elektronik (seluler multimedia) akan memberikan stimulus hampir pada semua organ indrawi baik mata,pendengaran,perasaan,syaraf hingga emosi seseorang).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Proses stimulus melalui konsep sensoris menuju pathway di otak akan memunculkan reaksi yang bisa menimbulkan aksi atau tindakan nyata.

“Pada saat kita menonton atau melihat sesuatu khususnya didunia virtual lewat gadget, otak akan berusaha mencernaya di dalam bagian yang dinamakan hippocamus. Bagian otak ini berfungsi untuk menyimpan informasi dan berusaha mengeluarkannya kembali ketika diperlukan. Tapi apa yang terjadi ketika pada saat yang sama kita memainkan gadget ?. Informasi yang seharusnya diolah di dalam hippocamus bakal teralihkan ke bagian otak yang disebut striatum. Bagian otak ini sendiri befungsi dalam perencanaan dan motivasi, bukan untuk menyimpan suatu informasi,”jelasnya.

Jika, proses tersebut berlangsung terus menerus dalam waktu yang lama maka proses “ketagihan” tersebut akan terbentuk dengan sendiri dan tersimpang dalam memori serta akan terpanggil keluar jika ada pemicunya atau keinginan.

Tauhid memberi contoh misalnya anak yang telah kecanduan game atau komunikasi sosial lewat dunia maya,ia (pelaku) sudah merasa nyaman,bahagia dan menemukan kesenangan dunia lewat hal tersebut sehingga anak akan kehilangan “dunia” jika ia tidak dapat berintekasi atau memegang gadget hanya dalam beberapa waktu saja.Proses kecanduan atau adiksi terhadap gadget sendiri bukan bukan proses yang spontan melaikan melalui pengulangan secara kontinu dalam jangka waktu tertentu.

“Mungkin dalam beberapa kali pemakaian gadget, anak langsung menimbulkan kecanduan tapi ada butuh lebih lama lagi baru bisa timbul atau malah sebaliknya tidak terjadi apa-apa. Hal ini tergantung dalam merespon awal kedalam otak dalam menangkap informasi yang di”tularkan”lewat gadget. Sebenarnya kecanduan gadget bukan hanya melanda anak tapi orangtua juga,”ujarnya sambil memberikan beberapa contoh.

Dalam penjelasannya ia menggambarkan bahwa jalur-jalur sirkuit neuronal fungsional yang terjadi pada saat ada stimulus pada system indra yang akan direspon oleh otak. Menurutnya respon dan aksi yang akan dilakukan ditentukan oleh pertimbangan di area otak terkait.

Sementara memori yang berpadu dgn sistem pengendalian emosi pada gilirannya akan “mengetuk” sistem pengambilan keputusan di Prefrontal cortex yang juga mendapat “desakan” dari sirkuit neuronal dan neurotransmiter di reward and pleasure center. Jika adiksi menghadirkan sensasi  yang “diinginkan” maka tentu berhubungan reward anticipation dan pleasure center.

Namun demikian menurutnya sejatinya teknologi termasuk gadget pada dasarnya ada manfaat positifnya yang bisa diambil termasuk anak-anak. Pemanfaatkan gadget oleh anak-anak tentunya harus melalui bimbingan dan arahan orangtua. Karena pada anak-anak keingintahuan dalam segala hal lebih besar,maka langkah bijak orangtua adalah memberikan arahan. Sementara larangan atau menjauhkan gadget dari anak bukanlah solusi tepat jika tanpa pemahaman yang memadai. Larangan pada anak hanya akan menimbulkan rasa kepenasaran yang besar dan bisa mencari tahu lewat cara atau jalan yang salah.*

 

Redaktur: Ngadiman Djojonegoro
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakgadgetsmarthopeTeknologi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fadhil Rahmi Kembali Terpilih Ketua IKAT 2015-2018
Tulisan selanjutnya Imam Masjid Istiqlal: Syeikh Wahbah Ulama Produktif, Menulis 16 Jam Sehari

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Berita
28 Mei 2026 19:41
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?