Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Imam Masjid Istiqlal: Syeikh Wahbah Ulama Produktif, Menulis 16 Jam Sehari

Ahmad
Terakhir diupdate: 10 Agustus 2015 22:28 10:28 pm
Ahmad
Dipublikasikan 10 Agustus 2015 22:28
Bagikan
Imam Besar masjid Istiqlal Prof Ali Mustafa Ya’kub
Bagikan

Hidayatullah.com– Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof Dr Mustofa Ali Ya’qub mengatakan bahwa dari segi kelimuan, Syeikh Wahbah Zuhaili merupakan ulama teratas khususnya dalam kelimuan bidang fikih di masa sekarang.

“Dalam tingkat ulama dunia, kalau diurutkan Syeikh Wahbah itu sebagai papan teratas untuk masa sekarang, meskipun beliau juga ada kekurangan tetapi, saya pikir beliau yang teratas untuk ulama tingkat dunia khususnya kelimuan bidang fikih,” kata KH. Mustofa saat dihubungi hidayatullah.com, Senin (10/08/2015) pagi.

Syeikh Wahbah Zuhaili, kata KH. Mustofa, termasuk ulama yang sangat-sangat produktif menghasilkan karya tulis dibandingkan dengan ulama lain yang hidup semasanya. Dalam sehari, lanjutnya, Syeikh Wahbah Zuhaili mampu menulis selama 16 jam. Karya beliau yang monumental adalah seperti al Fiqulislami Wa Fishogi al-JadId. Kemudian at-Tafsir al-Munir, Fiqih al-Imam as-Syafi’i, Fikih al-Imam Abi Hanifah, Fikih al-Imam al-Maliki dan seterusnya.

“Beliau pernah cerita kepada saya, bahwa dalam sehari itu bisa menulis selama 16 jam,” ungkap KH. Mustofa yang beberapa kali menemani Syekh Wahbah saat sedang berkunjung ke Indonesia.

Kalau sudah menulis di kamar, lanjut KH. Mustofa, Syeikh Wahbah sering lupa segala-galanya melainkan hanya sholat dan makan. Bahkan, lanjutnya, Syekh Wahbah pernah lupa kalau sedang menerima tamu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kadang beliau lupa karena fokus menulis itu. Sehari dalam 24 jam itu beliau gunakan 16 jam untuk menulis. Berbeda dengan kita, 16 jam kadang bisa kita pakai tidur,” ujar KH. Mustofa.

Menurut KH. Mustofa yang perlu diteladani dari Syeikh Wahbah Zuhaili ialah produktifitasnya dalam menghasilkan sebuah karya tulis dan sikap konsistennya dalam mempertahankan pendapat-pendapatnya.

“Saya kira banyak sekali yang perlu kita teladani dari Syeikh Wahbah, di antaranya beliau konsisten dengan pendapat-pendapatnya dan tidak ada kepentingan lain kecuali hanya dalam rangka berhikmat untuk agama allah. Dan yang perlu kita teladani yah produktifitas menulis. Nah, itu yang perlu kita teladani,” pungkas KH. Mustofa.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Imam Masjid IstiqlalMustofa Ali Ya’qubsyeikh Wahbah Zuhaili
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemanfaatan Gadget oleh Anak Harus Melalui Bimbingan orangtua
Tulisan selanjutnya Santun (1)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?