Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tujuan Perkawinan Homo di Bali Dinilai untuk Sebarkan Pahamnya

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 September 2015 18:45 6:45 pm
Ahmad
Dipublikasikan 18 September 2015 18:45
Bagikan
Pakar Tafsir Dr. Saiful Bahri
Bagikan

Hidayatullah.com– Pakar Tafsir Dr. Saiful Bahri menilia bahwa munculnya perkawinan sejenis yang diduga digelar di Ubud Bali ini sudah pasti ada indikasi upaya kaum Lesbian, Homoseksual, Biseksual, dan Transgender (LGBT) ingin menyebar luaskan pahamnya di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, muncul foto-foto perkawinan sesama jenis di media sosial yang diduga dilakukan oleh dua pria bernama Joe Tully dan Tiko Mulya sebagaimana diposting pemilik akun Facebook Ali Subandoro, mendapat reaksi berbagai kalangan.

Saiful menjelaskan bahwa dalam surat al-Ankabut Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan penjelasan kepada manusia bahwa bahasa mereka (pelaku LGBT) ada dua yaitu naadzikumulmunkar dan watafsauunassabila, artinya mereka itu bisa mencuri, merampok dan lain sebagainya.

“Mereka membahayakan ekonomi, dan mempunyai club artinya mereka itu memiliki anggota dan merekrut jaringan (adanya mafia),” jelas Saiful saat dihubungi hidayatullah.com, Jum’at (18/09/2015).

Saiful mengatakan faktor penyebab munculnya LGBT itu banyak, seperti dari faktor keturunan (meski sangat kecil dan sedikit sekali,red), kecewa, pelampiasan, broken home, salah pergaulan dan ini lebih kepada rekayasa social (faktor yang paling banyak). Berarti kalau bicara rekayasa sosial, lanjutnya, ada campur tangan jaringan keburukan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Itu sudah pasti dan dalam al-Qur’an juga ada. Saat zaman Nabi luth ketika datang Nabi Ibrahim dan Malaikat, itu mereka tidak langsung menggrebek tetapi menunggu, itu menandakan bahwa mereka terorganisir.”

Ketika itu, mereka menyusun strategi untuk menjebak mangsa. Maka jebakan-jebakan ini juga akan berlaku di zaman sekarang. Tetapi, zaman itu Allah langsung menyelamatkan dan itu sudah titik kulminasi keburukan dan endingnya Allah mengadzab mereka di waktu menjelang subuh hari.

Saiful menegaskan pertama LGBT ini penyakitnya menular, kedua sengaja ditularkan karena itu sama dengan misalnya Iblis yang sudah tahu LGBT ini kelainan dan sudah divonis dengan laknat oleh Allah tetapi tetap saja mereka mengajak orang untuk mengikutinya.

Selain itu, intinya ada dua, pertama mereka (kaum LGBT) itu komunitas dan kedua komunitas itu akan terus merekrut anggota sebanyak mungkin untuk membela pembenaran yang sebetulnya itu adalah suatu kelainan yang –istilahnya bahasa mereka— mohon bisa dipahami.

“Namun, bagi kita itu sebetulnya bukan kelainan namun sesuatu penyakit yang harus diobati dan direhabilitasi,”

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:homoseksuallgbtperkawinan sejenistafsir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Siapkan Larangan Memasak di Pemondokan
Tulisan selanjutnya 21 Tokoh Berbagai Elemen Indonesia Kecam Yahudisasi Al-Quds

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?