Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Konflik Elit Era Pemerintahan Jokowi Dinilai Mencemaskan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 26 November 2015 18:17 6:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 26 November 2015 18:17
Bagikan
Presiden Jokowi-JK dan jajaran kabinet [ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com–Wakil Ketua FPKS MPR RI Ahmad Zainuddin menyesalkan lemahnya kepemimpinan pemerintahan Joko Widodo-M Jusuf Kalla.

Menurutnya, konflik elit yang terjadi saat ini cukup luar biasa, meski era pemerintahan Jokowi-JK baru berjalan setahun.

“Konflik elit yang terjadi dalam era pemerintahan sekarang ini luar biasa. Ini menunjukkan belum efektifnya atau lemahnya kepemimpinan saat ini,” ujar Zainuddin dalam rilisnya Kamis (26/11/2015) siang.

Hal itu disampaikan Zainuddin saat memberikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (25/11/2015). Hadir sekitar 150 warga Matraman dalam kegiatan sosialisasi tersebut.

Zainuddin mengatakan, pada awalnya publik dikhawatirkan dengan konflik antara Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dengan Koalisi Merah Putih (KMP) pasca Pilpres yang dapat mengganggu jalannya pemerintahan. Hal itu dikuatkan saat pembahasan UU MD3 dan pembentukan pimpinan di DPR RI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Namun itu tidak lama. Justru yang terjadi setelah itu, konflik yang ada hingga saat ini terjadi di tubuh pemerintah sendiri. Di antara partai-partai KIH dan pendukung pemerintah. Ini menunjukkan ketidaksolidan pemerintah,” ujar anggota Komisi I DPR RI ini.

Dia mencontohkan, saat penunjukkan Komjen Pol Budi Gunawan oleh Presiden Jokowi yang justru lebih besar ditentang oleh KIH sendiri. Kisruh di tubuh Polri akibat keputusan Presiden merembet kepada munculnya konflik Polri vs KPK jilid tiga. Dalam konflik ini, lanjutnya, sikap Presiden mendapat sorotan publik karena lamban.

Konflik berikutnya, Zainuddin manambahkan, intervensi pemerintah memecah belah dua partai KMP yaitu Golkar dan PPP, dengan tujuan untuk memperkuat basis dukungan pemerintah di parlemen.

Namun belakangan, Mahkamah Agung justru memutuskan keabsahan Golkar pimpinan Aburizal Bakrie dan PPP pimpinan Djan Farid, yang keduanya tetap berada di KMP.

Para pembantu presiden, lanjut Zainuddin, juga sering menciptakan kontroversi dan tidak kompak.

Justru yang terlihat sekarang KIH yang lebih banyak merongrong pemerintah. Sementara KMP sejak awal menegaskan mendukung program pemerintah yang baik namun dengan cara lain, yaitu oposisi.

“Sekarang muncul konflik Freeport. Menteri ESDM Sudirman Said mengadukan Ketua DPR Setya Novanto. Menyeret-nyeret Menkopolhukam Luhut Panjaitan. Luhut tidak satu suara dengan Wapres JK. Ini eksekutif seperti menyerang legislatif,” imbuhnya.

Menurutnya, pemerintah saat ini harus mengevaluasi kembali bingkai kebijakan politiknya. Konflik elit yang berkepanjangan justru akan semakin memperlemah pemerintahan dan mengundang intervensi asing sehingga kebijakan-kebijakan pemerintah yang berlandaskan Nawa Cita tidak dapat terwujud dengan baik.

Politisi dapil DKI Jakarta ini mendorong agar pemerintah memperkuat kepemimpinan dan soliditas kabinet agar kinerja pemerintahan berjalan efektif. Publik belum melihat perwujudan Nawa Cita sebagaimana yang dijanjikan dalam setahun kepemimpinan Jokowi-JK.

“Ini konflik-konflik yang sengaja diciptakan dan dibiarkan. Skenario konflik elit yang sengaja dibuat agar negara ini tidak stabil.

Kalau begini, negara tidak maju maju, mudah diintervensi asing. Apalagi kita mau masuk MEA. Pemerintah harus berbenah,” jelas politisi PKS ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Joko widodoJokowikonflikpemerintah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inilah 5 Amanat Bela Negara Dewan Pertimbangan MUI Pusat
Tulisan selanjutnya Kongres Dilanjutkan, HMI Fokus Digitalisasi Organisasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?