Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Para Dai Mestinya Harus Melek Ekonomi

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 31 Desember 2015 14:42 2:42 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 31 Desember 2015 14:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com- Kebutuhan ekonomi merupakan faktor penting dalam dakwah. Demikian salah satu intisari dari diskusi “Deklarasi dan Implementasi Garda Kota Megapolitan” di Masjid Ummul Quraa, Depok, Jawa Barat, Rabu, (30/12/2015).

Sebagai pembicara, mantan anggota DPD RI asal Kalimantan Timur, Drs Nursyamsa Hadis, mengatakan, program Garda Kota jangan sebatas statemen. Namun menjadi brand image dakwah di Jabodebek.

Di antara jalan mencapai itu, kata dia, “Para aktivisnya diantar untuk melek secara ekonomi.”

Menurutnya, gerakan dakwah itu bisa mengambil peluang ekonomi yang banyak terhidang. Misalnya dengan membuat program pelatihan olahraga ala Nabi, seperti memanah, berkuda, dan berenang.

Apalagi, selain sunnah, kata dia, “Olahraga ini bernilai ekonomis.”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Setelah para kader diproses spiritual dan finansialnya, ia yakin, gerakan dakwah akan lebih mulus, tak lagi terbebani persoalan ekonomi.

“Kalau kita lapar, kita tidak bisa makan dengan statemen-statemen ideologis semata. Kita butuh nasi untuk dimakan,” ujarnya mencontohkan urgensi ketahanan ekonomi.

Menurutnya, fungsi shalat seorang Muslim seiringan dengan kondisi sosialnya. Sebab dalam shalat, ia banyak berdoa kepada Allah, termasuk minta rezeki.

“Setiap kita shalat, proposal melulu. (Misalnya doa) ‘warzuqni, cukupkan rezekiku’,” ujarnya.

Pernikahan, Jalur Dakwah Non-struktural

Pembicara lainnya, Ustadz Naspi Arsyad, Lc, mengatakan, para dai harus punya kelapangan dada. Saat terjadi gesekan dalam berdakwah, jangan sakit hati.

“Kalau kita bicara sakit hati, Rasulullah orang pertama yang berhak sakit hati. Tapi kita ini mudah sakit hati, seakan-akan dakwah kita lebih berat dari Rasul,” ujarnya mewanti-wanti.

Ketua Umum PP Syabab Hidayatullah ini pun mengimbau, para aktivis Garda Kota agar rajin bersilaturahim ke berbagai kalangan.

Selain itu, mereka diimbau juga menempuh langkah non-struktural, seperti menjalin ikatan pernikahan dengan obyek dakwah.

Sementara itu, moderator diskusi, Muhammad Isnaini, menarik garis lurus bahwa eksistensi dakwah adalah terus bergerak.

“Yang paling penting adalah action. Meminjam istilah pakar ekonomi, yaitu 5 P, praktek, praktek, praktek, praktek, dan praktek,” ujar pebisnis muda ini.

Garda Kota merupakan istilah khusus dari Gerakan Dakwah Komunitas Taqarrub, sebuah usaha para aktivis Muslim untuk melesatkan dakwah di Jakarta dan sekitarnya.*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:daidakwah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Adzan di Acara Natal dan Masalah Toleransi [1]
Tulisan selanjutnya Adzan di Acara Natal dan Masalah Toleransi [2]

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru

Berita
21 September 2026 20:41
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran
Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Terbaru

  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti
  • Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
  • Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?