Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Agar Berkah, Penuntut Ilmu Harus Memperhatikan Adab

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 11 Januari 2016 09:22 9:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Januari 2016 09:22
Bagikan
Naspi Arsyad, LC
Bagikan

Hidayatullah.com–Bagi para penuntut ilmu, ada satu hal yang harus menjadi perhatian dan jangan sampai  dilalaikan, yaitu mencari keberkahan ilmu.

Sebab, kualitas ilmu yang berkah, sekalipun sedikit dan baru ditempuh dalam waktu singkat, itu bisa mengalahkan kualitas ilmu yang telah dipelajari puluhan tahun lamanya.

Itu dikarenakan, Allah sendiri yang akan membimbing si pemilik ilmu  menuju kebaikan demi kebaikan dengan ilmu yang dia kuasai.

Demikian Naspi Arsyad, Ketua Umum Syabab Hidayatullah, menuturkan, di depan jamaah shalat Maghrib di masjid Aqshal Madinah, P.P. Hidayatullah, Surabaya, Ahad  (10/01/2016).

Dan untuk mendapatkan keberkahan itu, lanjutnya,  adab menjadi pondasinya. Naspi menukil pernyataan Imam Malik yang menganjurkan bagi para penuntut ilmu untuk terlebih dahulu mempelajari adab  sebelum mempelajari ilmu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Dan sayangnya,  saat ini yang terjadi pada praktik pendidikan kita di Indonesia secara umum, justru kurang menekankan aspek adab,” ucapnya.

Naspi kemudian mengurai beberapa adab yang harus diperhatikan oleh para penuntut ilmu.

“Poin pertama yang harus diperhatikan oleh para penuntut ilmu adalah ikhlas,” urainya.

Dan yang dimaksud dengan ikhlas dalam menuntut ilmu itu ialah semata untuk mendekatkan diri kepada Allah (taqarrub ilallahi).

“Dan ini adalah menifestasi atau sepirit yang terkandung dalam surat pertama turun dari al-Qur’an, yaitu al-Alaq ayat satu sampai lima.”

Tidak boleh seorang menuntut ilmu, jelasnya, ditujukan agar mendapat pengakuan dari masyarakat sebagai sosok yang alim. Allah dan Rasul-Nya mengancam dengan neraka bagi mereka yang menuntut ilmu dengan niat demikian.

Jadi, tambahnya, menuntut ilmu bukan untuk bersombong-sombong atau guna membangga-banggakan diri.

Dan yang harus menjadi perhatian, warning-nya, bahwa Orang yang sombong dengan ilmu itu lebih berbahaya dari orang yang sombong karena harta.

“Itu pernyataan dari Ibnu Qayyim”, tuturnya, “hal itu terjadi sebab orang yang sombong karena ilmu akan sangat sulit menerima kebenaran meski yang disampaikan adalah kebenaran. Tapi tidak demikian dengan orang yang sombong dikarenakan harta, mereka relatif lebih mudah menerima kebenaran.”

Untuk adab menuntut ilmu selanjutnya, yaitu tidak untuk mencari kemasyuran. Ia berpesan kepada para jamaah yang mayoritas santri, agar tidak usah galau dalam mencari ilmu hanya karena tidak dikenal oleh orang lain sebagai ahli ilmu.

Ia mengumpamakan dengan para sahabat. Katanya, betapa banyak para sahabat yang tidak dikenal oleh kaum muslimin dan tidak disebut nama mereka oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wassallam dalam salah satu haditsnya sekalipun, namun mereka dijamin masuk surga.

Ia kemudian melengkapi penjelasannya dengan mengutip pernyataan dari imam Ahmad bin Hambal yang berkata, “Saya lebih suka tidak dikenal dan tinggal di lereng gunung, karena itu akan lebih mudah menjaga keikhlasan saya,” paparnya.

Perkara selanjutnya yang harus menjadi perhatian para penuntut ilmu, ialah memohon doa orang tua dan meminta atau mengharapkan ridha para ustadz/guru yang mengajarkan ilmu (shuhbatu al-ustadz).

Untuk soal menghormati para guru, Naspi menekankan agar para tholabul ilmu menjaga adab kepada mereka. Ia menghimbau, agar Jangan sampai menyakiti hati para pendidik barang sedikitpun.

“Ingat, satu kata saja seorang guru tidak ridha dengan apa yang dia ajarkan kepada muridnya, maka jangan pernah mengharap keberkahan ilmu,”Pungkasnya.*/Robinsah

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adabberkahguruilmumuridRidha
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jawaban untuk Dina Y. Sulaeman
Tulisan selanjutnya Komunitas Graffiti Bogor Siap Bina Pelaku Vandal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?