Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

IPW: 34 Orang Tewas Dibunuh Selama Januari

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Februari 2016 13:22 1:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Februari 2016 13:22
Bagikan
Ketua Presidium IPW Neta S Pane.
Bagikan

Hidayatullah.com–Indonesia Police Watch (IPW) mencatat ada 34 orang tewas akibat pembunuhan selama Januari 2016.

“Bulan pertama tahun 2016 angka kriminalitas pembunuhan tergolong tinggi, ada 34 orang tewas dibunuh di Indonesia, terdiri dari 22 lelaki, tujuh wanita, dan lima polisi juga tewas dibunuh,” kata Ketua Presidium IPW Neta S. Pane, di Jakarta, Senin (01/02/2016).

Ia mengatakan korban pertama, Widodo (20), yang tewas pada 1 Januari 2016 dengan luka di wajah dan sekujur tubuh. Korban diduga dianiaya oknum aparat di Kawiase, Desa Gemba, Seram, Maluku. Sementara korban tewas terakhir pada Januari 2016 adalah Monang Hutabarat yang tewas dalam bentrokan antar OKP di Medan pada 31 Januari 2016.

Indonesia Police Watch (IPW) mendata, angka pembunuhan bulan ini jauh lebih tinggi dibanding Januari 2015, yang hanya ada tiga korban tewas akibat dibunuh, ketiganya berjenis kelamin perempuan.

“Dua dibunuh perampok di rumahnya dan satu dibunuh suaminya. Sedangkan di Januari 2016 lelaki yang paling banyak jadi korban pembunuhan dibanding wanita. Wilayah paling rawan bagi lelaki adalah wilayah hukum Polda Metro Jaya. Disini ada sembilan lelaki yang terbunuh. Sedangkan wilayah yang paling rawan bagi perempuan adalah Jatim. Di wilayah ini ada tiga perempuan dibunuh selama Januari 2016,” jelasnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Neta menyebut daerah rawan lainnya bagi lelaki adalah Bengkulu (4 lelaki dibunuh), NTT (dua lelaki dibunuh), selanjutnya Jatim, Maluku, Sulteng, Jabar, Malut, dan NTB masing-masing tercatat satu orang tewas.

Pihaknya mencatat dari 22 pria tewas, ada sebanyak 18 pria dibunuh dengan senjata tajam dan tiga ditembak. Mereka tewas di jalanan sebanyak 17 orang, dua di rumah, satu di kampus dan satu di sekolah.

“Artinya, kawasan lembaga pendidikan pun tak aman bagi para lelaki,” ujarnya.

Para pelaku pembunuhan itu, lima orang tewas dikeroyok massa, lima dibunuh penjahat (begal), empat dibunuh orang dekat, satu dibunuh oknum polisi, satu oleh oknum TNI dan empat dibunuh orang tak dikenal (OTK).

Sedangkan tujuh wanita yang dibunuh sepanjang Januari 2016, enam dibantai dengan senjata tajam dan satu diracun. Tiga dibunuh di rumah, tiga dibunuh di jalanan dan satu di kafe. Pelakunya tiga orang dekat, dua penjahat, dan dua OTK.

Menurut Neta, data ini menunjukkan orang dekat ternyata masih menjadi predator bagi para wanita. “Wilayah paling rawan bagi wanita di Januari 2016 adalah Jatim (3 wanita tewas). Lalu Metro, Jabar, Sumut, dan Sumsel masing-masing satu,” imbuhnya.

Data Januari 2016 ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar korban tewas dibunuh di jalanan oleh pelaku kejahatan. Untuk itu, ujar Neta, Polri perlu meningkatkan patroli di daerah-daerah rawan maupun kawasan strategis serta mengaktifkan call center kepolisian secara maksimal sehingga berbagai aksi kejahatan, terutama yang memakan korban jiwa bisa diantisipasi.

“Meningkatnya angka pengangguran dan banyaknya PHK serta sulitnya perekonomian masyarakat kelas bawah dikhawatirkan memicu tingginya angka kriminalitas yang membawa korban jiwa. Sepertinya Polri perlu bekerja lebih keras lagi untuk menekan angka kematian akibat kejahatan ini di masa mendatang,” pungkasnya. *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Indonesia Police WatchIPWkejahatanNeta S Panepembunuhanpolisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bersyukur Pangkal Selamat
Tulisan selanjutnya Pegiat Aqsa Working Group Sony Sugema Wafat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bom di terowongan tewaskan tentara Israel
Berita

Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan

Berita
1 Juni 2026 15:00
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?