Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Beramah-tamah dengan Netanyahu dan ‘Israel’ Dinilai Tindakan yang Salah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 29 Maret 2016 10:22 10:22 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 29 Maret 2016 10:22
Bagikan
Delegasi wartawan Indonesia saat bertemu PM Benyamin Netanyahu
Bagikan

Hidayatullah.com—Pertemuan delegasi wartawan Indonesia dengan PM Israel, Benjamin Netanyahu  di Yerusalem hari Senin (28/3/2016) dinilai sebagai tindakan salah dan memalukan. Demikian Risalah Departemen Luar Negeri Dewan Pengurus Pusat Hidayatullah sebagaimana dirilis laman hidayatullah.or.id, Selasa (29/03/2016).

Menurut Ormas Hidayatullah, beramah-taman dan mengunjungi Benyamin Netanyahu, adalah tindakan salah karena Ia (Netanyahu, red) pemimpin sebuah organisasi teroris dan penjajah  yang melakukan pembunuhan, penghancuran dan perampasan tanah sejak Mei 1948.

Dalam Risalah berjudul “Kenapa Beramah-tamah dengan Netanyahu dan ‘Israel’ Itu Sebuah Tindakan yang Salah?”  Ormas Hidayatullah menyampaikan lima alasan;

Pertama; Karena Netanyahu adalah pemimpin sebuah organisasi teroris dan penjajah  yang melakukan pembunuhan, penghancuran, dan perampasan tanah sejak Mei 1948. Organisasi teroris dan penjajah itu bernama ‘Israel’. ‘Israel’ bukan sekadar pelaku state terrorism, karena ‘Israel’ adalah teror itu sendiri sejak sebelum diumumkan keberadaannya secara internasional. Palestina yang menjadi tempat hidup damai antara kaum Muslimin, Kristen, dan Yahudi sejak dibebaskan Shalahuddin Al-Ayyubi pada tahun 1187, menjadi kacau sejak penjajah Inggris masuk pada tahun 1917, dan semakin kacau sejak Inggris menyerahkan Palestina kepada gerakan zionis internasional, untuk kemudian diumumkan secara sepihak di atasnya berdiri negara palsu bernama ‘Israel’ pada 14 Mei 1948. Organisasi-organisasi teroris Yahudi bernama Irgun, Stern dan Haganah melakukan pembunuhan, pengusiran, perampasan dan pengusiran besar-besaran atas warga Palestina, yang secara internasional didukung oleh pemerintah Amerika Serikat, Inggris dan Prancis pada saat itu. Apa yang dilakukan ‘Israel’ sejak itu sama dengan yang dilakukan Belanda terhadap Indonesia selama 350 tahun. Bahkan lebih kejam dan sistematis.

Kedua: karena Netanyahu bertanggung jawab atas banyak kejahatan terorisme, baik pada periode pertamanya jadi gembong ‘Israel’ (1996-1999) maupun pada periode keduanya (2009-sekarang). Kejahatan terorisme berskala luas yang menjadi tanggung jawabnya terjadi baik di kawasan Palestina yang terjajah, di kota Jerusalem atau Al-Quds, di Tepi Barat, dan terutama di Gaza. Diantaranya ialah serangan terorisme besar-besaran yang dilancarkan selama 8 hari ke Jalur Gaza pada bulan November 2012 dan selama 51 hari dari Juli sampai September 2014, yang membunuh lebih dari 3 ribu orang warga termasuk ratusan anak-anak di bawah usia 15 tahun serta membuat cacat seumur hidup dan luka-luka, serta guncangan jiwa lebih banyak lagi warga Gaza.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ketiga: karena Netanyahu pendukung utama semua usaha jahat, baik yang dilakukan oleh parlemen, pemerintah, aparat bersenjata, maupun oleh para permukim ilegal Yahudi ‘Israel’, dalam rangka menghancurkan Masjidil Aqsha secara sistematis. Dimulai sejak Juni 1967 dengan pengepungan Masjidil Aqsha, penggalian terowongan-terowongan di bawah pondasi Masjidil Aqsha, pengusiran sistematis warga Palestina dari sekitar Masjidil Aqsha, penghancuran rumah-rumah dan perampasan tanah-tanah, teror terus-menerus terutama di Jerusalem atau Al-Quds Timur. Sampai dibolehkannya rombongan-rombongan permukim ilegal Yahudi masuk ke Masjidil Aqsha dan melakukan ritual Yahudi di dalam masjid. Penangkapan dan penyiksaan  pemuda-pemuda jama’ah Masjidil Aqsha. Sekarang sebuah rancangan undang-undang sedang dibahas di Knesset parlemen ‘Israel’ untuk membagi komplek Masjidil Aqsha yang luasnya 14,4 hektar menjadi dua: separuh untuk Muslim, separuh untuk Yahudi.

Keempat; karena Pengadilan Nasional Spanyol melalui keputusan yang dikeluarkan oleh Hakim Jose de la Mata (12 November 2015) telah memerintahkan seluruh otoritas hukum dan keamanan Spanyol untuk memasukkan nama Benyamin Netanyahu dan enam penjahat ‘Israel’ lainnya ke dalam database nasional kepolisian Spanyol, untuk ditahan apabila sewaktu-waktu memasuki wilayah negeri itu. Keputusan Pengadilan Nasional Spanyol itu berkaitan dengan kejahatan ‘Israel’ berupa serangan bersenjata di perairan internasional atas kapal bantuan kemanusiaan Mavi Marmara (31 Mei 2010) yang sedang dalam proses investigasi oleh International Criminal Court (ICC) di The Hague. Dalam serangan itu telah dibunuh 10 orang relawan kemanusiaan dan cedera lebih dari 50 orang, serta ribuan ton bantuan kemanusiaan dan perlengkapan relawan dirampas. Tindakan hukum terhadap kejahatan Netanyahu dan ‘Israel’ terhadap Mavi Marmara dan kapal kemanusiaan lain itu juga sedang diproses di pengadilan Afrika Selatan dan Turki.

Kelima: karena beramah tamah dengan gembong teroris Netanyahu sama dengan mencela sikap yang telah dipegang Indonesia sejak merdekanya yang mengutuk semua bentuk penjajahan dan bertekad menghapusnya. Kunjungan dan ramah tamah dengan Netanyahu dan ‘Israel’ melegitimasi penjajahan dan teror itu dengan memperlakukan organisasi teror dan gembong terorisme sebagai negara dan negarawan yang pantas dimuliakan. Apalagi pada saat yang sama dengan mengabaikan warga Palestina yang merupakan korban  teror dan penjajahan yang sudah berlangsung selama 68 tahun, yang sedang berjuang melakukan perlawanan terhadap terorisme dan penjajahan ‘Israel’ sebagaimana pernah dilakukan rakyat Indonesia terhadap penjajah Belanda.

Keenam: Peringatan Allah dalam Al-Quran

  1. فَلَا تُطِعِ الْمُكَذِّبِينَ وَدُّوا لَوْ تُدْهِنُ فَيُدْهِنُونَ وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِينٍ هَمَّازٍ مَّشَّاءٍ بِنَمِيمٍ مَّنَّاعٍ لِّلْخَيْرِ مُعْتَدٍ أَثِيمٍ عُتُلٍّ بَعْدَ ذَٰلِكَ زَنِيمٍ

“Maka janganlah kamu mentaati orang-orang yang mendustakan (ayat-ayat Allah dan Utusan Allah). Mereka menginginkan engkau bersikap lunak, lalu mereka bersikap lunak pula. Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina, suka mencela, yang kian ke mari menghambur fitnah. Yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas dan banyak dosa, yang bertabiat kasar, selain itu juga terkenal kejahatannya.” (Kalimat Allah dalam Al-Quran surah Al-Qalam ayat 8-13).*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuisraelpenjajahPM Israelyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gubernur Georgia Ditekan Pengusaha untuk Menolak RUU Anti Homoseksual
Tulisan selanjutnya Islamic Medical Service Gandeng Salwa Donuts Berikan Layanan Kesehatan Gratis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?