Hidayatullah.com–Pengurus Masjid Daarul Ma’arif, Pondok Kelapa, Jakarta Timur menggelar Kajian Keluarga Islam bertema “Mengenali dan Mengatasi Kecanduan Anak pada Games, Internet dan Pornografi” pada Rabu (13/04/2016). Hadir sebagai pembicara, Elly Risman, Psikolog dari Yayasan Kita dan Buah Hati.
Ketua panitia acara tersebut, Imelda emerlin mengatakan, pihaknya sengaja memilih tema tentang bahaya pornografi, selain dirasa menarik tetapi juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat dewasa ini, terutama para orang tua.
Ia berharap, melalui acara tersebut dapat mengedukasi orang tua bahwa pornografi juga harus dilawan secara massif.
“Karena mereka pun meracuni anak-anak kita dengan sistematis. Mudah-mudahan kita tidak terlambat untuk membangun benteng pertahanan, walaupun ini dirasa masih kurang,” terang Merlin kepada hidayatullah.com seusai acara.
Untuk itu, kata dia, program Kajian Keluarga Islam ini diharapkan bisa menjadi pemantik untuk kegiatan selanjutnya agar masyarakat terus mendapat pencerahan tentang keilmuan dan keagamaan.
“Kita berharap melalui kajian ini semua bisa kembali ke masjid, jadi masjid sebagai pusat pendidikan. Baik untuk anak-anak, remaja atau orangtua,” jelasnya.
Walaupun untuk mewujudkan itu, Merlin mengaku bukan suatu hal yang mudah. Perlu membuat bentuk kegiatan yang inovatif, agar mampu mengundang ketertarikan masyarakat.
“Tantangannya memang kekurang menarikan masjid, jadi kalah sama gempuran-gempuran dari luar. Makanya kita upayakan topik-topik yang dihadirkan di masjid tidak hanya yang bertema agama tapi juga yang komtemporer, walaupun tetap berdimensi agama,” ungkapnya.
Masjid Darul Ma’arif sendiri, terang Merlin, sudah memiliki kajian rutin semisal Hadits dan lainnya. Namun belum mampu menarik masyarakat dalam jumlah yang banyak.
“Alhamdulillah acara Kajian Keluarga Islam disambut antusias oleh masyarakat, terbukti dari jumlah yang hadir sebanyak hampir 600 orang meski diadakan bukan pada hari libur,” pungkasnya.*