Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Perceraian di Banyuwangi Meningkat Pascalebaran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Oktober 2009 10:02
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Jumlah kasus perceraian di Kantor Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi pascalebaran meningkat 27 persen, yang biasanya hanya 30 sampai 37 pasangan per hari yang mengajukan gugat cerai, tapi kini bisa mencapai 47 gugatan cerai per hari.
Wakil Panitera PA Banyuwangi, Abdul Hamid meyakini jumlah itu akan terus meningkat seiring banyaknya perkara gugatan cerai yang masuk.
 Sejak kantor PA dibuka pascalebaran hingga kini, pemohon cerai terus membeludak di loket tempat pendaftaran. Setiap tahun, angka perceraian di Banyuwangi terus meningkat, katanya.
 Peningkatan paling tajam terjadi sejak empat tahun terakhir. Setiap tahunnya, pengajuan cerai meningkat hingga lebih dari 1.000 kasus dengan penyebab didominasi persoalan ekonomi.
 Hampir 90 persen pemohon perceraian adalah pasangan muda, yang rata-rata umurnya di bawah 30 tahun. Mereka kebanyakan korban pernikahan di bawah umur, ucapnya.
 Selain faktor ekonomi, meningkatnya perceraian karena tingginya pengiriman tenaga kerja ke luar negeri, terutama tenaga kerja wanita (TKW). Dari sekian kasus perceraian, rata-rata didominasi kaum perempuan yang mengajukan gugatan.
Rata-rata mereka baru datang atau ingin bekerja ke luar negeri, katanya.
 Pemicu lain perceraian adalah kasus perselingkuhan dan tidak harmonisnya rumah tangga, sedang sisanya karena korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau ada juga karena poligami.
 Data dari Kantor PA Banyuwangi sejak empat tahun terakhir pengajuan perceraian terus melonjak. Tahun 2006, kasus yang masuk mencapai 3.374 kasus, lalu tahun 2007 naik tajam menjadi 3.602 kasus, sedang tahun 2008 melonjak lagi mencapai 5.582 kasus.
 Hingga bulan September tahun 2009, pengajuan cerai sudah menembus angka 3.711 kasus.
 Tingginya angka perceraian juga melanda kalangan pegawai negeri sipil (PNS). Tahun 2008 tercatat 55 PNS mengajukan gugatan cerai, tahun 2009 tercatat 20 PNS sudah mendaftarkan perceraian. Pemicunya juga beragam yang salah satunya karena orang ketiga.
 Rata-rata para PNS mengajukan cerai karena kasus perselingkuhan. Angka perceraian di kalangan PNS Banyuwangi juga tergolong tinggi dibanding Kabupaten lain di Jawa Timur, paparnya.
 Tingginya angka perceraian ini membuat majelis hakim kewalahan, karena PA Banyuwangi hanya memiliki delapan majelis hakim, karena minimnya tenaga hakim, sehingga masing-masing hakim harus menangani hingga 60 perkara per hari.
 Idealnya, satu majelis hakim hanya menangani 20 perkara, karena itu kami harus bekerja keras, bahkan sidang digelar sampai sore, karena banyanya kasus yang ditangani, katanya.
 Sebelum memutuskan perceraian, majelis hakim selalu menempuh upaya mediasi, namun dari sekian kasus yang masuk, hampir 90 persen gagal diupayakan damai.
 Seluruh pemohon selalu meminta gugatan perceraiannya dikabulkan oleh pengadilan, ujarnya.
 Tingginya angka perceraian menempatkan Banyuwangi berada di urutan pertama di Indonesia. Angka itu dilihat dari persentase jumlah penduduk dengan banyaknya kasus perceraian, katanya.
 Setiap bulannya, pengajuan cerai di kantor Pengadilan Agama (PA) mencapai 300 – 400 kasus dari total penduduk Banyuwangi 1,6 juta jiwa. [ant/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Petinju Wanita Boleh Berjilbab di Olimpiade London
Tulisan selanjutnya Bahaya! Israel Menutup Al-Aqsa dan Yerusalem

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Berita
30 Mei 2026 13:05
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?