Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menteri Puan Ingin Hubungan Masyarakat Indonesia-China Ditingkatkan

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 Agustus 2016 13:48 1:48 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 Agustus 2016 13:48
Bagikan
Menko PMK Puan Maharani berpose bersama Presiden Tiongkok Xi Jinping dan istrinya Peng Liyuan di sela-sela acara peringatan 70 Tahun berakhirnya Perang Dunia II sekaligus kemenangan Tiongkok atas Jepang pada masa itu di Lapangan Tiananmen pada 3 September 2015
Bagikan

Hidayatullah.com–Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Puan Maharani mengatakan, hubungan antarmasyarakat Indonesia dan China merupakan salah satu sarana pendukung hubungan bilateral kedua negara menjadi lebih kokoh turut memakmuran kawasan.

“Perkuatan hubungan antarmasyarakat RI-RRT membawa semangat baru kedua negara untuk membangun dunia yang berkeadilan dan sejahtera bagi umat manusia,” katanya, dalam pidato pembukaannya pada Pertemuan Tingkat Tinggi Kedua bidang Hubungan Antar Masyarakat (High Level Meeting People-to-People Exchange Mechanism), di Guiyang, Tiongkok, dikutip Antaranews, Selasa, (02/08/2016).

Berlaku sebagai co-chair dari pihak China adalah Liu Yuandong, Wakil Perdana Menteri China. Pertemuan serupa kali pertama diadakan di Jakarta, pada 2015.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Beijing, Selasa, Puan mengemukakan hubungan bilateral Indonesia-Tiongkok bidang politik, ekonomi maupun sosial budaya berkembang sangat pesat.

Perkembangan tersebut ditandai dengan meningkatnya pertemuan pemimpin kedua negara. Sejak menjabat sebagai Presiden RI pada Oktober 2014, Presiden Joko Widodo telah empat kali bertemu dengan Presiden Xi Jinping yang dihadiri oleh pejabat tinggi kedua negara.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Puan mengungkapkan dalam kurun waktu enam tahun terakhir, sebanyak 60 kesepakatan kerja sama Indonesia-China ditandatangani. Tidak kurang dari 20 di antaranya merupakan kerja sama dalam kerangka hubungan antarmasyarakat (people-to-people exchange).

“Saya yakin bahwa pertemuan kedua ini merupakan sarana yang tepat untuk melanjutkan upaya bersama dalam mengawal kemajuan yang telah dicapai, sekaligus menggali potensi kerja sama di bidang hubungan antarmasyarakat (people-to-people exchange) dan sosial budaya,” kata Menko Puan.

“Khusus di bawah koordinasi Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, saya sependapat perlunya memperkuat kerja sama bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, kebudayaan, industri kreatif (media), kesehatan, pariwisata, kepemudaan, dan olah raga. Saya yakin bidang-bidang kerja sama tersebut akan memberikan manfaat bagi kedua negara”, ujarnya.

Di akhir pertemuan, Menko PMK RI dan Wakil PM China menyaksikan penandatanganan sejumlah dokumen perjanjian bilateral di bidang pendidikan, kebudayaan, sains dan teknologi, serta kehutanan.

Khusus mengenai perjanjian di bidang kehutanan, utamanya terkait dengan upaya mendatangkan giant panda ke Indonesia.

Dokumen-dokumen perjanjian dimaksud adalah LoI antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Kementerian Kebudayaan China mengenai pembentukan pusat kebudayaan secara resiprokal.

Selanjutnya, perjanjian antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dan Administrasi Kekayaan Budaya  China di bidang promosi dan pelestarian kekayaan budaya.

Juga Implementing Arrangement pembentukan Indonesia-China Joint Laboratory on Biotechnology antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dan Kementerian Sains dan Teknologi China.

Ditandatangani pula kesepakatan Implementing Arrangement pembentukan Indonesia-China Joint Laboratory on High Temperature Gas-cooled Reactor antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dan Kementerian Sains dan Teknologi China.

Terdapat pula nota kesepahaman antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dan Kementerian Pendidikan China di bidang penyetaraan ijazah pendidikan tinggi, MoU antara Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dan Kementerian Pendidikan China di bidang penambahan pemberian beasiswa dan pertukaran siswa.

Termasuk Joint Program Agreement di bidang High Temperature Gas Cooled Reactor (Htgr) di Indonesia antara China Nuclear Engineering Group Corporation dan BATAN, dan MoU Kerja Sama Konservasi Giant Panda antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana RI dan Kementerian Kehutanan RRT.

Hadir dalam pertemuan tersebut di antaranya Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi M. Nasir, Duta Besar RI untuk RRT Soegeng Rahardjo, sejumlah anggota DPR-RI serta pejabat tinggi Kemenko PMK, Kemristek, Kemdikbud, Kementerian LHK, dan BATAN.

Indonesia merupakan salah satu dari hanya lima mitra RRT (dan satu-satunya di Asia Tenggara) yang mempunyai pertemuan tahunan tingkat Menko/Wakil PM di tiga bidang kerja sama, yaitu politik dan keamanan, ekonomi, dan mekanisme pertukaran antar-masyarakat.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaIndonesia dan ChinaPuan Maharani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Orang Tua Keluhkan Sulit Temui Anaknya yang Ditahan di Polres Tanjungbalai
Tulisan selanjutnya Kemana Arah Televisi di Era Rezim Media?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?