Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

SII: 71 Tahun Merdeka, Indonesia Masih Tertindas

Muhammad Abdus Syakur
Terakhir diupdate: 19 Agustus 2016 13:30 1:30 pm
Muhammad Abdus Syakur
Dipublikasikan 19 Agustus 2016 13:30
Bagikan
Silaturahim dan Puncak Peringatan 100 Tahun Zelfbestuur National Congres Central Sarekat Islam di Bandung (14/08/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Bertahun-tahun yang lalu bangsa Indonesia telah ditindas dengan ketidakadilan, kemiskinan, perbudakan, dan pembodohan. Itulah yang dirasakan oleh rakyat dulu.

Saat ini pun, setelah 71 tahun Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, masih terjadi penindasan serupa dalam konteks kekinian. Demikian pernyataan Syarikat Islam Indonesia (SII) kepada hidayatullah.com dalam siaran persnya, baru-baru ini.

Ahad lalu, 11 Dzulqa’dah 1437 H (14/08/2016), SII menggelar acara Silaturahim dan Puncak Peringatan 100 Tahun Zelfbestuur National Congres Central Sarekat Islam.

Ribuan kader dan simpatisan SII se-Indonesia memadati GOR C-Tra, Kota Bandung, Jawa Barat, mengikuti acara yang bertemakan “Hijrah Untuk Negeri” ini.

Ada beberapa makna hijrah dimaksud. “(Di antaranya), hijrah dari demokrasi liberal menjadi syuro,” ujar Presiden LT SII Muflich Chalif Ibrahim. [Baca juga: Doa yang Menghebohkan: Jauhkanlah Indonesia dari Pemimpin Khianat!]

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kerisauan SII

Menurut SII, kondisi perpolitikan bangsa saat ini sedang rancau. Terlihat dari para politikus berjubah kekuasaan yang tampak rakus, menguras uang rakyat pribumi.

Terlihat sekarang, ungkap SII, berbagai monopoli di negeri ini dipegang bukan oleh kekuatan bangsa Indonesia. Tetapi dipegang dan dikuasai oleh bangsa asing dan keturunan asing.

Sehingga, menurutnya, pribumi Indonesia yang merupakan setidaknya 90 persen penduduk Indonesia, dalam keadaan terjajah ekonominya.

Sementara kongkalikong, ungkapnya, menjadi ritual ketika sang penguasa memakai pakaian kekuasaan serta memperlihatkan kecongkakan dan kesombongannya.

Lebih parah lagi, dalam pandangan SII, kondisi sosial bangsa saat ini mengalami degradasi moral. Terbukti, begitu maraknya kasus pelecehan seksual, pembunuhan, pemerkosaan, perjudian, penyalahgunaan narkoba, dan sebagainya.

Proklamasi kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 oleh Ir Soekarno, diyakini SII sebagai cikal-bakal dari buah perjuangan mendirikan zelfbestuur. Sebuah amanah yang diterimanya dari guru sekaligus mertuanya, HOS Tjokroaminoto.

Dalam kondisi kekinian, 17 Agustus sering diproklamirkan sebagai perayaan tahunan. Tetapi tidak menjadi perjuangan yang baru, hanya bak perayaan semata (simbolis), demikian kerisauan SII. [Baca juga: Ini Salinan Lengkap Doa Menghebohkan di Sidang Paripurna MPR [1]]*

Redaktur: Muhammad Abdus Syakur
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekonomiHUT RI ke-71indonesiakemerdekaanMuflich Chalif IbrahimpolitikSIIsosialSyarikat Islam IndonesiaTjokroaminotoZelfbestuur
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Foto Omran, Bocah Aleppo Korban Kekejaman di Suriah jadi Sorotan Dunia
Tulisan selanjutnya Tindakan Penganiayaan Oknum TNI AU terhadap Jurnalis Mencoreng

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?