Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pushami Desak Usut dan Adili ‘Komando Siluman’ Pembubaran Aksi Damai 411

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 November 2016 22:04 10:04 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 November 2016 22:00
Bagikan
Ricuh usai Aksi Damai Bela Islam II di depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (04/11/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Umum Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia (Pushami), Mohammad Hariadi Nasution menyatakan, ada kesalahan prosedur dan “komando siluman” saat pembubaran paksa aksi damai 4 November, setelah terjadi kericuhan yang diduga dipicu oleh provokator.

“Komando siluman” itu, terangnya, diketahui dari imbauan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian yang tidak digubris oleh polisi dengan terus menembakkan gas air mata ke arah peserta Aksi Bela Islam II itu.

“Tindakan pihak kepolisian tersebut menyebabkan situasi aksi damai berubah menjadi memanas, menyebabkan banyak korban terluka serta meninggal dunia,” ujar Hariadi dalam keterangannya kepada hidayatullah.com di Jakarta, Selasa (08/11/2016).

Diduga Upaya Pembantaian Massal

Hariadi menilai, ada upaya pembantaian massal terhadap peserta aksi dengan penembakan gas air mata jenis RED cartridges “Pepper flash” 30mg dan RED cartridges “Extra strong” 45mg secara membabi buta tersebut.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Oleh karena itu, ia meminta Komnas HAM dan DPR RI untuk mengusut, memanggil, dan menghukum seberat-beratnya oknum polisi pelaku insubordinasi atau “komando siluman” dan anggotanya, yang memerintahkan tembakan gas air mata sehingga menyebabkan banyak korban.

“Menuntut pihak kepolisian bertanggung jawab atas korban luka dan meninggal dunia,” tukasnya.

Selain itu, Pushami, kata Hariadi, juga menuntut Presiden Joko Widodo mengungkap dan membuktikan tuduhannya secara hukum dan terbuka, akan aktor politik yang dimaksud dalam unjuk aspirasi yang juga disebut Aksi Bela Al-Qur’an itu.

Sementara itu, Kapolri Tito Karnavian membantah bahwa anak buahnya tidak mematuhi perintahnya untuk menghentikan tembakan saat itu.

Setelah ia memerintahkan anggotanya menghentikan tembakan, “Tembakan (gas air mata) berhenti sejenak,” ujarnya pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di Jakarta dalam siaran langsung sebuah stasiun televisi, Selasa (08/11/2016) malam.

Aksi Bela Islam II itu merupakan lanjutan aksi publik menuntut pemerintah khususnya kepolisian segera memproses hukum Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok atas kasus dugaan penistaan agama. Ahok diperiksa Bareskrim Mabes Polri, Senin kemarin terkait kasus itu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahokahok menghina alquranAksi Bela Al-QuranAksi Bela Islam IIAksi Damai 411Basuki Tjahaja PurnamaDPR RIKapolrikepolisiankomando silumankomnas HamMohammad Hariadi Nasutionpembantaian massalpolisiPusat Hak Asasi Muslim IndonesiaPUSHAMITito Karnavian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PP Muhammadiyah Ajak Segenap Rakyat Kawal Proses Hukum Kasus Ahok
Tulisan selanjutnya Dikritik Lamban Berkomunikasi dengan Ormas Islam, Jokowi Akui Banyak Salah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?