Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jika Umat Islam Diam, Indonesia Hanya akan Dikuasai Segelintir Orang

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 10 November 2016 07:26 7:26 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 November 2016 07:26
Bagikan
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Busyro Muqoddas
Bagikan

Hidayatullah.com–Jika berpedoman pada isi undang-undang pasal 1 ayat 2 dimana kedaulatan berada ditangan rakyat dan dilaksanakan menurut undang-undang dasar, seharusnya kedaulatan ekonomi Indonesia berada ditangan rakyat. Namun, realitasnya saat ini ekonomi Indonesia hanya dikuasai oleh segelintir orang.

“Banyak orang melakukan suap, karena ingin memperoleh kekayaan dengan singkat, dan dari itu banyak bermunculan penggoda agar mau disuap dan menyuap,” demikian disampaikan  Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Busyro Muqoddas, dalam acara Pengajian Akbar di Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman Selasa (08/11/2016) mengatakan, banyak ekonomi yang berkembang di Indonesia tapi dikuasai oleh pihak tertentu saja. Karena banyak yang bermain di dalamnya.

Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut mengatakan, jika umat Islam hanya diam, negeri ini hanya akan terus-terusan dikuasai oleh segelintir orang.

“Umat Islam harus bangkit, dan penting bagi umat Islam untuk memahami kondisi ekonomi Indonesia, jangan sampai ekonomi kita terus berada ditangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegas Busyro.

Kekayaan Indonesia harus dipelajari dari segi kelautan atau manapun. Dijelaskan Busyro,  bila disisi laut, Indonesia bisa menghasilkan kekayaan negara hingga 7200 triliyun setiap tahunnya, sedangkan APBN negara 2000 triliun.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Seharusnya Indonesia akan makmur, jika hasil sumber daya alamnya dapat dioptimalkan untuk kesejahteraan masyarakat, namun apa kenyataanya ? Kekayaan tersebut hanya milik penguasa dan pemilik modal,” pungkasnya dikutip laman Muhammadiyah.

Lanjut Busyro, maka dari itu umat Islam perlu membaca kekayaan itu. “Selain itu, penting adanya transparansi di pemerintahan dalam pengelolaan ekonomi Indonesia, salah satunya yaitu terkait APBD,” jelasnya.

Busyro juga mengatakan, Indonesia perlu dipimpin oleh pemimpin yang shidiq, amanah, fathonah, tabligh, dengan itu maka Indonesia akan mengalami perubahan-perubahan termasuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh bangsa Indonesia.

“Indonesia punya panduan dalam bernegara diatur dalam UUD 1945, terkait nilai-nilai moral dan akhlak, hukum itu dibuat untuk rakyat, bukan rakyat untuk hukum, tapi fenomena sekarang ini terbalik,” tutup Busyro.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Busyro Muqoddaskekayaan IndonesiaMuhammadiyahumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kasus Penistaan Agama, Din Syamsudin: Jangan Ada Upaya Mendiskreditkan Umat Islam
Tulisan selanjutnya Menag: Penafsiran Al Maidah terkait Kasus Ahok Ranah Ulama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?