Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Kunjungan Jokowi ke Markas Militer Dinilai Upaya “Menakut-nakuti” Umat Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 12 November 2016 14:55 2:55 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 November 2016 14:55
Bagikan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Markas Besar TNI AD yang tak jauh dari Istana Negara, Jakarta Pusat, (07/11/2016).
Bagikan

Hidayatullah.com– Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke beberapa markas kesatuan militer usai Aksi Damai 411 dinilai sebagai upaya “menakut-nakuti” umat Islam.

Korlap Aksi Damai Bela Islam II GNPF MUI, Munarman, meminta agar pemerintah tak perlu memakai kekuatan militer untuk “menakut-nakuti” umat Islam.

Demikian disampaikan pada acara “Malam Peringatan dan Doa untuk Syuhada #Aksi411” di Masjid Al-Furqon, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Jl Kramat Raya 45, Jakarta, semalam, Jumat (11/11/2016).

Belum Ada Kesepakatan Antara GNPF-MUI dengan Presiden

Menurutnya, langkah Jokowi itu tak akan menyurutkan semangat umat mendesak polisi segera menangkap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) atas kasus dugaan penistaan agama.

“Kita sudah putuskan akan tetap lanjutkan Aksi Bela Qur’an bila Ahok tidak ditangkap,” ujar Munarman.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk itu, ia mengimbau umat Islam untuk tidak takut terhadap upaya Presiden tersebut.

PKS: Jika TNI Kuat, Rakyat Bermartabat, Insya Allah Negeri Kita Berdaulat

Munarman pun langsung bertanya kepada ribuan jamaah peserta malam peringatan #Aksi411 yang memadati Masjid Al-Furqon.

“Siap aksi lagi? Siap ikut ulama?” tanya pengacara Muslim ini.

“Siap!” jawab para jamaah dengan bergemuruh.

Munarman mengaku, GNPF MUI belum menentukan tanggal Aksi Bela Islam III. Hal ini masih dibicarakan para ulama dan kiai.

“Kita tunggu arahan para ulama, habaib, dan kiai. Insya Allah minggu depan kita umumkan,” terangnya.

Umat dan Militer Bersaudara

Sebelumnya, pada kesempatan berbeda, KH Abdullah Gymnastiar mengingatkan semua kalangan. Bahwa, segenap masyarakat Indonesia itu bersaudara, baik seaqidah maupun sebangsa.

“Makanya kalau lihat tentara, polisi, bagi saya mah lihatnya saudara. Polisi, tentara, lihat yang demo juga ya saudara,” pesannya di Jakarta, Selasa (08/11/2016), dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) bertema “Setelah ‘411’”.

Aa Gym Nasihati Kapolri: Peserta Aksi Bela Islam Jangan Dimusuhi!

Pada acara itu, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku bangga dengan Aksi Bela Islam II, Jumat (04/11/2016) lalu di Jakarta Pusat.

“Sebagai seorang Muslim saya bangga. Demo yang begitu besar tapi umatnya begitu patuh dengan kiai dan ulamanya, sehingga Presiden menyampaikan apresiasi,” ujarnya.

Massa Aksi Bela Islam II shalat ashar dijaga aparat polisi di Jakarta, Jumat (04/11/2016). [Foto: Bilal]
Massa Aksi Bela Islam II shalat ashar dijaga aparat polisi di Jakarta, Jumat (04/11/2016). [Foto: Bilal]
Bahkan ia menyampaikan, umat Islam adalah benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Karena Indonesia tanpa umat Islam, bukan Indonesia,” ujar Gatot.

Panglima TNI: Indonesia Tanpa Umat Islam Bukan Indonesia

Diketahui, seusai Aksi Damai 411 itu, Presiden Jokowi rutin melakukan kunjungan ke sejumlah markas kesatuan militer.

Yaitu ke Mabes TNI AD di Jakarta Pusat (07/11/2016), Markas Korps Kopassus di Cijantung, Jakarta Timur (10/11/2016), serta pada Jumat kemarin ke Mako Brimob di  Kelapa Dua, Depok dan Mako Marinir di Cilandak, Jakarta Selatan.

Selain itu, pasca Aksi Damai 411, Jokowi juga beberapa kali melakukan kunjungan dan silaturahim dengan berbagai tokoh dan ormas Islam.* pz

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aa GymAbdullah Gymnastiarahokahok menghina alquranAksi Bela Al-Quranaksi bela IslamAksi Bela Islam IIAksi Damai 411bangsaBasuki Tjahaja PurnamademonstrasiGatot NurmantyoGerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF MUI)JokowiKapolriKapolri Jenderal Tito Karnavianmarkas militermiliterMunarmanPanglima TNIpolisiPresiden Joko Widodorakyatsaudaraumat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ahli Linguistik: Perkataan Habib Rizieq tak Bisa Disamakan dengan Pernyataan Ahok
Tulisan selanjutnya UBN: Bacalah Al-Qur’an Tiap Hari, Ada Anugerah Besar dari Allah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?