Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Indonesia Harus Beralih Mengirim TKI Profesional ke Arab Saudi

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Maret 2017 07:48 7:48 am
Ahmad
Dipublikasikan 3 Maret 2017 07:47
Bagikan
Aparat keamanan Arab Saudi merazia WNA ilegal
Bagikan

Hidayatullah.com–Kunjungan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz al-Saud ke Indonesia menjadi momentum strategis bagi pemerintah dalam meningkatkan kerja sama bidang tenaga kerja. Tenaga kerja Indonesia yang dikirim ke Arab Saudi harus memiliki keterampilan dan kualifikasi edukasi yang lebih baik.

Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi ketenagakerjaan, Ahmad Zainuddin mengatakan, kedatangan Raja Salman harus dimanfaatkan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kerja sama pengiriman tenaga kerja terampil (skill workers/preofessional workers). Pemerintah Indonesia, menurutnya, sudah harus mengurangi pengiriman TKI informal ke luar negeri jika moratorium dihentikan.

Zainuddin mengatakan, di antara Visi Strategis 2030 yang dibangun Kerajaan Arab Saudi adalah membebaskan ketergantungan dari minyak sebagai pemasukan utama negara, meningkatkan kunjungan umrah menjadi 30 juta jamaah per tahun, hingga penggalakkan pembangunan perumahan dan pemberdayaan sektor swasta. Dari sejumlah program strategis tersebut, lanjut anggota Dewan Syariah Pusat (DSP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, tentu Saudi akan banyak memerlukan tenaga kerja terampil (skill workers).

“Target 30 juta jamaah umrah per tahun sebagai contoh, akan menuntut banyak pekerja baru di perhotelan di dua Tanah Suci Makkah dan Madinah, dan ini hanya bisa diisi oleh tenaga kerja muslim yang terampil. Demikian juga dengan pengembangan sektor swasta, tentu memerlukan banyak tenaga terja terampil,” jelas Zainuddin di sela-sela kegiatan reses di daerah pemilihannya di Jakarta Timur, Rabu (1/3/2017).

Baca: Mantan TKI Arab Saudi Raih Doktor Hukum dari Unpad

Lebih lanjut dia mengatakan, kerjasama pengiriman tenaga kerja Indonesia seharusnya sudah merambah masuk ke dalam bidang yang lebih expert seperti bidang ekonomi dan keuangan. Karena Indonesia dipandang sukses dalam membangun ekonomi di luar sektor migas sehingga Indonesia bisa lepas dari dari ketergantungan pendapatannya dari sektor migas.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Meskipun dalam rencana strategisnya Saudi akan meningkatkan income per kapita dan menggalakkan tenaga kerja dalam negeri untuk mengurangi tingkat pengangguran dari 11 persen menjadi 7 persen, serta meningkatkan jumlah wanita pekerja Saudi hingga 30 persen, menurut anggota Tim Pengawas TKI DPR RI ini, Saudi masih akan memerlukan tenaga kerja terampil dari negara lain.

Baca: Indonesia Akan Pulangkan 700 Ribu Pembantu dan TKI dari Timur Tengah

“Mengingat tidak mudah dan perlu waktu untuk mengubah mindset warga Saudi dari budaya dilayani menuju budaya masyarakat pekerja. Sehingga kehadiran Raja Salman harus dimanfaatkan pemerintahan Joko Widodo untuk meningkatkan kerja sama pengiriman tenaga kerja terampil,” imbuhnya.

Jika kerjasama tersebut dapat diwujudkan, Zainuddin berpendapat, hal tersebut akan membuka kesempatan kerja yang besar bagi tamatan SMK atau SMA dan perguruan tinggi.

“Karena selama ini lebih dari 60 persen tenaga kerja Indonesia di luar negeri hanya tamat SD dan SMP. Tentu mereka hanya mampu bekerja di sektor domestik atau informal. Sehingga Indonesia harus bisa menyudahi pengiriman tenaga kerja informal ke Saudi. Dan memulai penggalakan pengiriman tenaga kerja ahli dan terampil,” pungkas Zainuddin.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:indonesiakerja sama bidang tenaga kerjapengiriman TKIRaja Arab SaudiSalman bin Abdul-Aziz Al Saudtenaga kerja IndonesiaTKI informalTKI ke Arab SaudiTKI Profesional
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya LKM Semi Formal Solusi Ekonomi Perempuan Pedesaan
Tulisan selanjutnya 3 Langkah Kala Ditimpa Musibah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?