Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengamat: Kunjungan Donald Trump Faktor Krisis Qatar

Ahmad
Terakhir diupdate: 7 Juni 2017 15:55 3:55 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Juni 2017 15:55
Bagikan
Arya Sandhiyudha.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengamat Politik Internasional, Arya Sandhiyudha mengatakan, ada beberapa titik pandang tentang kondisi negara-negara Arab Teluk menyusul pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar oleh Arab Saudi dan sejumlah negara tetangga lainnya.

Pertama, terang Arya, saat ini Arab Saudi di era Raja Salman sudah demikian positif menggalang aliansi negara-negara Arab. Pemutusan hubungan diplomatik dengan Qatar bila dilanjutkan dinilai akan membuat semua persepsi sebagai pemimpin dunia Arab sirna.

“Meski dapat dipahami posisi sebagai tuan rumah dari dua tanah suci juga mengharuskan kehati-hatian terhadap isu keamanan tertentu, namun jangan justru mengurangi kewibawaan dirinya sendiri secara jangka panjang,” ujarnya kepada hidayatullah.com, Rabu (07/06/2017).

Baca: Lima Alasan Mengapa Israel Ikut Sibuk dalam Krisis Qatar

Kedua, lanjutnya, harapan kebersamaan dalam perjuangan isu kemerdekaan, perdamaian, dan kemanusiaan semisal Palestina, juga akan jauh melemah. Apalagi dengan memutus negara yang besar keberpihakannya terhadap salah satu faksi terbesar Palestina, yakni Hamas.

“Sementara mayoritas dunia memercayai rekonsiliasi dua faksi adalah pangkal solusi berikut 2 state solution. Kini Israel lah yang secara eksplisit happy,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ketiga, menurut Arya, kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di KTT Arab Islam dan Amerika Serikat tidak terhindarkan menjadi faktor utama kebijakan pemutusan hubungan dengan Qatar ini.

Padahal, Direktur Eksekutif Madani Center for Development and International Studies (MaCDIS) ini menilai, hal itu justru membuat agenda memerangi ISIS juga akan terganggu karena adanya pangkalan AS, Al Udaid AirBase di Doha yang secara geostrategis adalah mewah.

Baca: Memusuhi Qatar Untungkan Israel dan Iran

Keempat, sambungnya, Turki juga berkepentingan, karenanya terlihat negara yang dipimpin Erdogan itu cekatan berkomunikasi dengan Rusia dan beberapa negara Arab Teluk.

“Selain karena in-line dalam banyak arah polugri (politik luar negeri. Red) dengan Qatar, Turki juga punya kerja sama ekonomi sangat besar terutama menyongsong Piala Dunia 2022,” jelasnya.

“Qatar pula yang selama ini sangat moderat-terbuka, dan potensial sebagai broker perebutan pengaruh aktor besar kawasan demi menghindari instabilitas kawasan,” tandas Arya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al Udaid AirBase di Dohaarab saudiArya Sandhiyudhacampur tangan AmerikaDirektur MaCDISDonald TrumpgazaHAMAShubungan diplomatikisraelKTT Arab Islam dan Amerika SerikatNegara telukpangkalan ASPengamat Politik InternasionalPresiden Amerika SerikatQatarRaja SalmanTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umat Dinilai Didzalimi, GNPF MUI Serukan Lakukan Qunut Nazilah
Tulisan selanjutnya Jangan Remehkan Hadits Dhaif

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Berita
27 Agustus 2026 14:15
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?