Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Polemik Film “Kau adalah Aku yang Lain”, Dahnil: Kepolisian Harus Minta Maaf

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Juli 2017 14:12 2:12 pm
Ahmad
Dipublikasikan 5 Juli 2017 14:01
Bagikan
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, literasi toleransi kepolisian harus diperbaiki.

Hal itu terkait film pendek kontroversial Kau Adalah Aku yang Lain pemenang Police Movie Festival IV yang dinilai banyak pihak telah menyudutkan Islam.

Baca: IPW: Film “Kau adalah Aku yang Lain” Jauh dari Nilai Faktual, Lecehkan Pekerja Medis

Dahnil mengungkapkan, pihaknya sudah menghubungi staf ahli Polri dan Kadiv Humas Polri perihal film itu.

Termasuk, kata Dahnil, salah satu pimpinan Muhammadiyah Busyro Muqaddas juga sudah menghubungi Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

“Walaupun mereka menyebutkan itu bukan produk polisi. Tapi jangan lupa, yang mensosialisasikan adalah kompetisi dari polisi. Bahkan produsernya adalah polisi,” ujar Dahnil kepada hidayatullah.com di Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Selasa (04/07/2017).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca: Di Tengah Sorotan, Jajaran Polri Seharusnya Hindari Tindakan Berpotensi Kontroversial

Karenanya, sambung Dahnil, polisi harusnya cukup menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Karena, lanjutnya, ada pemahaman yang salah dari pihak polisi, termasuk juri dan panitia yang terlibat dalam festival film tersebut.

“Minta maaf saja, jangan defense dan menyerang orang yang mengkritik. Saya pikir itu justru merusak,” ungkapnya.

Baca: Film “Kau adalah Aku yang Lain”, Pemuda Muhammadiyah: Literasi Toleransi Kepolisian Rendah Sekali

Ia menegaskan, kejadian ini menjadi kritik penting untuk polisi memperbaiki kualitas literasi toleransinya. Jangan berbicara Pancasila dan toleransi tapi tidak paham makna toleransi yang otentik.

“Kan, (kepolisian) sudah menarik videonya, jadi minta maaf saja. Jangan sampai film-film seperti itu diproduksi lagi,” tandasnya.

Dahnil menyampaikan, dalam film Kau Adalah Aku yang Lain digambarkan sesuatu yang utopis yang tidak pernah terjadi dimana-mana serta penuh dengan pesan-pesan stigma.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:citra PolriDahnil Anzar Simanjuntakfestival film polisifilmfilm “Kau adalah Aku yang Lain”film polisiHumas PolriIndonesia Police WatchintoleransiIPWkepolisianKetua Presidium IPWKetua Umum PP Pemuda Muhammadiyahkinerja kepolisianNeta S Panepekerja medispelayanan medisPolrirumah sakittoleransi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PPMI Mesir: 4 Mahasiswa Indonesia yang Ditahan Tak Terkait Organisasi Terlarang Manapun
Tulisan selanjutnya Soal Penahanan 4 Mahasiswa, PPMI Mesir Koreksi Pemberitaan Media di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?