Hidayatullah.com– Askar Kauny menggelar acara pelatihan Menghafal Alquran Semudah Tersenyum (MASTER) untuk para guru. Acara yang bertajuk “Pelatihan Duta Guru Tahfizh se-Nusantara” ini akan melibatkan 100 guru terpilih dari seluruh Indonesia. Pelatihan akan dilaksanakan pada Senin-Rabu (06-08/11/2017) di Jakarta.
Direktur Program Askar Kauny, Hilal Achmad, mengatakan, para guru terpilih nantinya akan menjadi Duta Guru Tahfizh yang mengemban tugas menyebarkan metode MASTER.
“Diharapkan bekal ilmu dari acara ini dapat menghasilkan duta-duta trainer yang akan menyebarkan metode MASTER di daerah-daerah, sehingga tumbuhnya ribuan penghafal al-Qur’an akan semakin cepat,” ujarnya kepada hidayatullah.com dalam keterangan tertulis, Kamis (05/10/2017).
Hilal menjelaskan, peserta yang terpilih merupakan dari perwakilan anggota Komunitas Hafizh on the Street (#HOTS) dari berbagai daerah se-Indonesia, Pengajar Rumah Tahfizh Kauny Quranic School (KQS), dan Guru Ngaji Askar Kauny.
Ia menambahkan, acara tersebut diselenggarakan juga dalam rangka Milad ke-3 Komunitas #HOTS yang berada di bawah naungan Askar Kauny.
#HOTS, terangnya, merupakan komunitas penghafal al-Qur’an yang telah memiliki 26.000 anggota dari 22 negara di dunia yang diprakarsai oleh penemu metode MASTER, Ustadz Bobby Herwibowo. Dan pertama kali dimulai secara online melalui grup WhatsApp pada November 2014.
Baca: Program Hafizh 1000 Hadits, Askar Kauny Ajak Umat Islam Amalkan Sunnah Rasul
Adapun, dikatakan Hilal, metode MASTER adalah sebuah metode atau teknik cepat menghafal al-Qur’an dengan mengoptimalkan kemampuan otak kanan dan pendekatan kecerdasan emosional untuk menangkap visualisasi makna, arti, dan kaitan dari ayat-ayat yang dihafal.
“Metode ini mudah diikuti, ringan dan menyenangkan serta tidak memerlukan waktu lama untuk menghafal,” ungkapnya berpendapat.
Hilal berharap, melalui acara ini akan semakin banyak orang yang terlibat dalam membumikan al-Qur’an. Harapan itu juga ditujukan melalui program-program lainnya seperti Orang Tua Asuh, Wakaf Sejuta Quran, Kauny Quranic School, dan Guru Ngaji Kauny.*