Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Din di Myanmar: Agama harus Tampil Selesaikan Masalah

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Maret 2019 20:44 8:44 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Maret 2019 20:44
Bagikan
Prof Din Syamsuddin di Yangon, Myanmar.
Bagikan

Hidayatullah.com– Perwujudan perdamaian dunia harus tetap menjadi perjuangan bersama seluruh umat berbagai agama dan bangsa cinta damai dan keadilan. Hal demikian didasarkan pada kenyataan bahwa peradaban dunia dewasa ini mengalami kerusakan serius yang bersifat akumulatif.

Demikian dikatakan Prof Din Syamsuddin, President of Asian Conference on Religions for Peace (ACRP) pada Pembukaan Asia Regional Consultation on Caring Common Future, Advancing Positive Peace, di Yangon, Myanmar, 5 Maret 2019.

Konferensi dihadiri sekitar 150 tokoh lintas agama dari 22 negara di Asia Pasifik, dan berlangsung sampai dengan besok, Kamis (07/03/2019).

Din Syamsuddin lebih lanjut mengatakan bahwa agama-agama harus tampil sebagai penyelesai masalah (problem solver). Oleh karena itu, agama-agama harus menampilkan peran profetiknya, yakni peran untuk perubahan.

Menurut Din Syamsuddin, yang juga Guru Besar Politik Islam Global FISIP UIN Jakarta, problematika peradaban global berpangkal dari keterjebakan pada liberalisme sekuler yang menuntut banyak hal kurang pada tanggung jawab.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Padahal, menurutnya, solusi terhadap problematika peradaban menuntut tanggung jawab bersama. Tema perjuangan umat berbagai agama dewasa ini perlu diletakkan pada komitmen “One Humanity, One Destiny, One Responsibility”, tandas Ketua Dewan Pertimbangan MUI ini.

Oleh karena itu, menurut Din Syamsuddin, frasa kedua pada tema konferensi “Advancing Positive Peace” adalah tepat dan penting.

“Perwujudan perdamaian sekarang ini tidak cukup hanya berorientasi pada peniadaan konflik atau perang (negative peace), tapi perlu bertransformasi ke arah perciptaan “damai positif” (positive peace). Yang terakhir sejatinya adalah peniadaan berbagai bentuk “ketiadaan damai” (the absence of peace) seperti kemiskinan, kebodohan, keterbelakangan, ketakadikan, diskriminasi, berbagai bentuk kekerasan, dan kerusakan lingkungan hidup,” ujarnya  dalam rilisnya kepada hidayatullah.com, Rabu (06/03/2019).

Konsultasi Regional di Yangon membahas berbagai isu tersebut dan akan menjadi bahan pikiran ACRP pada The 10th World Assembly of Religions for Peace di Lindau, Jerman, 20-23 Agustus 2019 yang akan datang.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ACRPagamaDin Syamsuddinmyanmarperdamaian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Haris Azhar: Deklarasi Damai Talangsari Penyesatan Hukum
Tulisan selanjutnya Peusaba: Bantuan Turki Dibutuhkan untuk Selamatkan Aceh

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?