Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Heru Susetyo: Pembakaran Rumah Ibadah Terkategori Radikal

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Oktober 2017 17:27 5:27 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Oktober 2017 16:00
Bagikan
Ketua Lembaga Kajian dan Hukum Islam Universitas Indonesia (UI) Dr. Heru Susetyo, SH
Bagikan

Hidayatullah.com– Pakar Hukum Universitas Indonesia (UI) Heru Susetyo mengatakan, tindakan pembakaran terhadap rumah ibadah terkategorikan sebagai suatu tindakan yang radikal.

Hal itu ia sampaikan menanggapi kasus pembakaran balai pertemuan dan tiang awal Masjid At-Taqwa milik Muhammadiyah di Samalanga, Bireun, Aceh, Selasa (17/10/2017) malam lalu.

Meskipun, menurutnya, faktor tersebut tidak tunggal. Heru menyatakan, penyebabnya bisa dua hal. Pertama, bersifat spontan.

“Bisa juga massa yang mudah terprovokasi. Orang kita, kan, memang dikenal sebagai masyarakat yang sumbu pendek, mudah meledak. Tapi juga mudah selesai,” ujarnya saat dihubungi hidayatullah.com, semalam, Kamis (19/10/2017).

Baca: Kata GP Ansor Berita Masjid Dibakar Tak Benar, Muhammadiyah: 2 Kali Terjadi Kekerasan

Ataupun, lanjut Heru, bukan tidak mungkin ada yang mendesain peristiwa itu dengan mengelola emosi massa.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Doktor bidang Human Rights and Peace Studies di Mahidol University, Bangkok, Thailand ini mengungkapkan, seharusnya jika ada hal yang tidak disetujui terkait pembangunan masjid itu, tidak diselesaikan dengan melakukan pembakaran.

“Harusnya protes ditujukan kepada lembaga yang kompeten dalam menangani masalah tersebut,” jelasnya.

Terkait sentimen Wahabi yang disinyalir menjadi penyebab utama kejadian itu, Heru menilai, gesekan seperti itu sudah terjadi dimana-mana, terutama di Jawa. Yakni antara kelompok tradisionalis dan kelompok modernis.

Baca: ICMI: Siapapun Tidak Dibenarkan Membakar Rumah Ibadah

Ia menyebut, yang menjadi persoalan, tidak semua orang paham tentang yang dimaksud Wahabi. Sehingga, hal itu rentan menjadi semacam fitnah atau komoditas.

Heru merasa, seharusnya masing-masing pihak bisa saling berjalan dengan pendekatan yang dipilihnya. Karena masing-masing juga memiliki argumentasi. Yang tidak boleh, katanya, adalah memaksakan kehendak dan melakukan kekerasan, melarang pembangunan masjid, sekolah, dan sebagainya.

“Namun yang mudah menghakimi kelompok lain bid’ah juga berlebihan. Proporsional saja,” pungkasnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehBireuenHeru SusetyointoleranintoleransiMasjid At-Taqwa Muhammadiyahmasjid di Aceh dibakarmasjid dibakarmasjid Muhammadiyahmasjid Muhammadiyah dibakarMasjid Taqwa Muhammadiyah SamalangaMuhammadiyahpakar hukum UIpembakaran masjidpembakaran rumah ibadahpembangunan masjidradikalradikalismeSamalanga
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kata GP Ansor Berita Masjid Dibakar Tak Benar, Muhammadiyah: 2 Kali Terjadi Kekerasan
Tulisan selanjutnya Zionis Menangkap Gadis 16 Tahun Saat Pulang Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?