Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

BEM SI Sebut Sudah 2 Kali Kirim Surat Minta Bertemu Jokowi

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2017 12:43 12:43 pm
Ahmad
Dipublikasikan 31 Oktober 2017 12:43
Bagikan
BEM SI
Bagikan

Hidayatullah.com– Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menyatakan, pihaknya tidak serta merta melakukan aksi demo peringatan 3 tahun pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) yang berujung insiden penangkapan dua mahasiswa di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Tetapi kata dia pihaknya telah melayangkan surat permohonan untuk bertemu Presiden Jokowi.

Ketua BEM KM Universitas Gajah Mada (UGM), Alfath Bagus Panuntun mengatakan, pihaknya sudah mengajukan surat formal permohonan bertemu Presiden sebanyak dua kali.

Baca juga: Alumni BEM Berbagai Kampus Lintas Generasi Kecam Penangkapan Mahasiswa

Pertama, kata dia, terkait isu pendidikan tinggi yang dilayangkan oleh BEM UGM sebagai koordinator isu pendidikan tinggi di BEM SI yang dikirim pada 9 September 2017.

Adapun surat kedua, terangnya, yakni dua pekan sebelum aksi peringatan 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK pada 20 Oktober kemarin.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kita ingin menyampaikan kepada Presiden tentang keresahan, pandangan, dan gagasan terkait dinamika bangsa,” ujarnya di Sekretariat ILUNI UI, Kampus Salemba, Jakarta, belum lama ini.

Sehingga, Alfath menegaskan, upaya untuk bertemu Presiden sudah lama dilakukan. Hanya saja, memang pihaknya tidak pernah ditemui bahkan sampai pada aksi terakhir lalu.

Baca juga: Alumnus BEM IPB Kecam Kepolisian, Tuntut Pembebasan Mahasiswa

Ke depan, ia menyampaikan, akan terus ada aksi demonstrasi menyampaikan aspirasi kepada Presiden. Dan BEM SI, dikatakan Alfath, tidak menutup diri dari berbagai elemen masyarakat yang lain seperti buruh dan petani untuk bergabung.

Sebelumnya, demonstrasi yang digelar BEM SI, Jumat (20/10/2017), berbuntut panjang. Usai 14 mahasiswa sempat diamankan, lalu pada Senin (23/10/2017) Polda Metro Jaya kembali menetapkan dua tersangka, Panji Laksono dan Presiden BEM UNS Wildan Wahyu Nugroho.

Keduanya telah dipanggil oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo, dua mahasiswa itu ditetapkan sebagai tersangka karena ikut andil dalam demonstrasi. Keduanya dituding melakukan provokasi.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Alfath Bagus PanuntunBadan Eksekutif Mahasiswa Seluruh IndonesiaBEM SIdemo 3 tahun Jokowi-JKdemo mahasiswaJokowiJokowi-JKKetua BEM KM UGMpenangkapan mahasiswapolisi tangkap mahasiswaPresiden Jokowi Widodo
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Senator asal DKI: Penutupan Alexis Peringatan bagi Pengusaha Hiburan Lainnya
Tulisan selanjutnya GNPF Ulama Dukung Gubernur Anies Tutup Alexis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?