Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pimpinan MPR: Dari Dulu Umat Islam Selalu Berkorban Demi Keutuhan NKRI

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 November 2016 21:05 9:05 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 November 2016 21:00
Bagikan
[Ilustrasi] Umat Islam membawa bendera Merah Putih pada Aksi Bela Islam II di Jakarta, Jumat (4 November 2016).
Bagikan

Hidayatullah.com-Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengingatkan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari dulu hingga kini merupakan buah kontribusi dan pengorbanan berbagai kelompok masyarakat.

Termasuk, jelas Hidayat, masyarakat dan ulama di Provinsi Aceh.

“Ketika Indonesia membahas soal dasar dan ideologi negara, muncul seorang ulama Aceh yang berkontribusi dalam pembahasan tersebut, yakni Teuku Muhammad Hasan,” ujarnya dalam sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Sabang, Aceh, Ahad (20/11/2016) dikutip Antara.

Teuku Muhammad Hasan adalah perwakilan Indonesia Barat, yang ikut terlibat dalam menggodok dasar dan ideologi Pancasila.

Dia juga merupakan salah seorang tokoh yang menyetujui dihapusnya tujuh kata dalam Piagam Jakarta sehingga menjadi Pancasila.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

GNPF MUI: Aksi Bela Islam III untuk Selamatkan NKRI

Sejarah Piagam Jakarta

Sejarah nasional mencatat Piagam Jakarta (Jakarta Charter) sebagai dokumen historis kompromi antara pihak Islam dan pihak kebangsaan di Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 22 Juni 1945 yang melibatkan sembilan tokoh.

Yakni, Soekarno, Mohammad Hatta, A.A. Maramis, Abikoesno Tjokrosujoso, Abdulkahar Muzakir, Agus Salim, Achmad Subardjo, KH Wachid Hasjim, dan Muhammad Yamin.

Piagam Jakarta mencatat kalimat untuk susunan dasar negara di bagian pertama “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya”.

Ormas-ormas Islam Diimbau Terdepan Membangun NKRI

Kemudian, BPUPKI dalam rapat 14-16 Juli 1945 sepakat menghapus tujuh kata “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”, yang menjadi sila pertama dalam Pancasila.

Penghapusan tujuh kata dilakukan untuk merespon masyarakat Indonesia Timur, yang rata-rata non-Muslim. Hal itu, menurut Hidayat, menunjukkan pengorbanan umat Muslim demi menyelamatkan cita-cita proklamasi.

“Karena itu, sudah selayaknya seluruh bangsa Indonesia saling menghormati satu dengan yang lain,” demikian Hidayat.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehBangsa IndonesiaBPUPKIHidayat Nur Wahidkemerdekaan IndonesiaKeutuhan NKRInegara kesatuan Republik Indonesianusantarapancasilapersatuanpiagam JakartaPimpinan MPRsejarahTeuku Muhammad HasantoleransiulamaUmat Islam IndonesiaWakil Ketua MPR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ini Pandangan LPA Indonesia dalam Menakar Keberhasilan Perlindungan Anak
Tulisan selanjutnya AP Pengamat: PBB Harus Investigasi Kemungkinan Genosida di Myanmar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?