Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hadapi Perubahan Iklim, Pemerintah Diharapkan Lebih Mandiri

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 November 2017 18:37 6:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 November 2017 08:00
Bagikan
[Ilustrasi] Hutan di provinsi Jambi, pulau Sumatera.
Bagikan

Hidayatullah.com– Aktivis Lingkungan, Yayat Afianto berharap, pemerintah Indonesia dapat lebih mandiri dalam menanggulangi ancaman kerusakan lingkungan hidup dan menghadapi perubahan iklim.

Menurut Yayat, pemerintah jangan lagi berharap bantuan internasional mengalir ke Indonesia yang malah menjadikan bangsa Indonesia manja akan bantuan perubahan iklim tersebut.

“Posisi tawar Indonesia dalam isu lingkungan hidup yang lebih penting lagi ya bangun kemandirian di tingkat masyarakat lokal, jadi masyarakat punya kekuatan untuk melakukan penanggulangan kerusakan lingkungan hidup secara mandiri, tidak tergantung pada dana-dana dari luar.

Ini problem sebab dana-dana yang dikucurkan itu membuat kita manja dan berharap terus menerus ada bantuan yang masuk ke Indonesia, padahal semangatnya adalah jangan sampai kerusakan itu terjadi ” tutur Yayat dalam wawancara di Jakarta, Rabu (08/11/2017) lansir RRI.

Baca: Din Syamsuddin Serukan Aksi Bersama dalam Deklarasikan Perubahan Iklim di Turki

Meskipun Indonesia masih berharap bantuan dari luar untuk menanggulangi kerusakan hutan di tanah air, Yayat menyarankan hal itu dapat dialokasikan kepada kegiatan capacity building (pembangunan kapasitas) masyarakat lokal dalam penyadaran akan bahayanya kerusakan lingkungan hidup.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Banyak kegiatan kami yang membuat masyarakat menjadi mandiri dan itu kami dampingi dan kita lihat ada beberapa kementerian yang mengurangi dana untuk capacity building itu, kementerian hanya bangun sarana dan prasarana lingkungan padahal, kan, peningkatan kapasitas di tingkat masyarakat juga penting. Jadi fokus pemerintah jangan hanya bangun itu saja,” tuturnya.

Sebelumnya tahun 2016 lalu, Badan Direksi Bank Dunia telah menyetujui bantuan hibah senilai $ 22 juta kepada Indonesia untuk memperkuat pengelolaan hutan tropis, pengentasan kemiskinan di antara masyarakat yang kebergantungan pada hutan guna mata pencahariannya dan menekan kerusakan lingkungan. Sebab menurutnya Indonesia adalah negara dengan area hutan tropis terbesar ketiga di dunia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:aktivis lingkunganbantuan asingbantuan internasionalkerusakan hutankerusakan lingkunganlingkungan hiduppenanggulangan kerusakan lingkunganperubahan iklimYayat Afianto
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Satu Bayi Lahir Per 10 Menit di Gaza
Tulisan selanjutnya Korea Ingin Dirikan LPH dan Lab Halal di Indonesia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?