Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Perwakilan Massa NU Ditolak Masuk Kedubes AS

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Desember 2017 18:01 6:01 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Desember 2017 18:01
Bagikan
Ratusan massa dari berbagai kelompok termasuk NU mendemo Kedubes AS di Jakarta, Jumat (08/12/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Perwakilan massa Nahdlatul Ulama (NU) ditolak masuk untuk beraudiensi di dalam Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (08/12/2017).

Rencana audiensi itu dalam rangkaian aksi damai ratusan Nahdliyin di depan Kedubes AS. Ini Aksi protes atas kebijakan pemerintah AS lewat Presiden Donald Trump mengklaim Al-Quds sebagai ibu kota Israel.

Perwakilan massa dari GP Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) merasa kecewa setelah ditolak masuk tersebut.

“Kami sangat merasa kecewa,” ucap Asep Irfan Mujahid, Ketua Umum IPNU kepada para wartawan termasuk hidayatullah.com di lokasi aksi yang berlangsung Jumat siang-s0re.

Baca juga: Ratusan Warga NU Gelar Aksi Damai Depan Kedubes AS

“Kami datang melakukan aksi damai tanpa anarkis, oleh karena itu kami menginisiasi masuk ke Kedubes AS. Tapi karena tidak ada tanggapan maka kami mencoba masuk, tapi kami ditolak,” lanjutnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia menilai pihak Kedubes AS semestinya elegan dalam menyikapi kehadiran massa aksi protes kebijakan AS soal Baitul Maqdis tersebut.

“Seharusnya mereka bersifat elegan, minimal mereka mengeluarkan pernyataan resmi,” ucap Agus.

Agus menambahkan, pihaknya akan melakukan aksi lagi, namun sebelumnya akan dilakukan evaluasi.

Agus juga menyayangkan pihak Kedubes AS yang tidak datang menyampaikan pernyataan resmi atas tuntutan massa di hadapan para peserta aksi.

Massa di depan Kedubes AS membakar bendera AS juga sebagai bentuk protes.

Selain NU, aksi damai ini diikuti oleh berbagai kalangan, aliansi, dan organisasi, antara lain KAMMI, FSLDK, Spirit of Aqsa, dan sebagainya.

Baca: PBNU Kecam Keras Sikap Presiden AS Trump

Diberitakan hidayatullah.com sebelumnya, ratusan warga NU menggelar Aksi Damai Keluarga Besar Nahdlatul Ulama di depan Kedubes Amerika Serikat, Jumat (08/12/2017).

Pantauan media ini dalam aksi itu massa NU menyikapi kebijakan pemerintah AS yang mengklaim Baitul Maqdis (Al-Quds/Haram Asy-Syarif) sebagai ibu kota Israel.

“Langkah Presiden Donald Trump yang memindahkan Duta Besar dari Tel Aviv ke Baitul Maqdis merupakan tindakan pembangkangan terhadap kesepakatan proses perdamaian di negara-negara Arab,” ucap Kasatkorcab Banser Jakarta Timur,  M Firdaus (Ibon), saat berorasi di depan massa.* Zulkarnain

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:al-QudsAmerika SerikatBaitul MaqdisBanserBarisan Ansor SerbagunaDonald TrumpGP ansorGP Ansor Jakarta TimurHaram asy SyarifIbu Kota IsraelisraelKedubes AS di JakartaKetua PC GP Ansor Jakarta TimurMahmud MudzofarNahdlatul UlamaNahdliyinNUNU demopalestinaPBNUpemindahan ibu kota IsraelPresiden ASSaveBaitulMaqdistel avivwarga NUYerusalem
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kebencian terhadap Muslim Meningkat, Pria Muslim India Dibakar Hidup-hidup
Tulisan selanjutnya ‘Bhinneka Tunggal Ika’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Berita
27 Agustus 2026 11:44
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?