Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Lagi, UIN Sunan Ampel Surabaya Tak Bolehkan Mahasiswi Bercadar

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Maret 2018 14:49 2:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Maret 2018 14:49
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com—Beberapa perguruan tinggi Islam ikut latah  melarang penggunaan cadar bagi mahasiswi di lingkungan kampus. Salah satunya di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), Surabaya.

Bahkan kebijakan tersebut sudah berjalan lebih dahulu dari pada larangan bercadar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, yang menuai polemik pekan terakhir ini.

Ketua Dekan Fakultas Dakwah UINSA Surabaya, Suhartini, membenarkan perihal pelarangan cadar. Menurutnya dalam peraturan busana di kampus itu tidak mencantum diperbolehkannya menggunakan cadar bagi mahasiswinya.

“Saya pernah mengajar di sebuah kelas. Ketika itu ada satu orang yang bercadar, saya tidak bisa mengenalinya. Dia harus membuka cadarnya hingga pelajaran selesai, dan memakainya lagi di luar kelas,” ceritanya via telepon kepada hidayatullah.com pada Kamis, (08/03/2018).

Baca: FUI DIY Minta Klarifikasi UIN Suka terkait Persekusi Cadar .

Ia juga menambahkan tak ada sama sekali penekanan bagi mahasiswi yang bercadar. Pihak kampus hanya menyerukan mahasiwanya untuk mengikuti aturan berbusana yang dikeluarkan oleh kampus.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Kampus kita ini negeri bukan swasta,” lanjutnya.

Sebelumnya, Rektor UINSA Surabaya, Profesor Abdul A’la Meski menyinggung kebijakan tersebut. Meski tidak tertulis, akan tetapi sosialasinya sudah dilakukan oleh masing-masing dekan fakultas sejak dua tahun silam.

Baca: PP Muhammadiyah: Sebaiknya UIN Yogyakarta Pertimbangkan Persekusi Cadar

“Saya sudah menyampaikan kepada para dekan, kita meminta kalau ada yang menggunakan cadar ya ditegur. Dalam Islam itu sangat mengedepankan komunikasi, nah cadar itu salah satu yang akan mengganggu komunikasi dan (cadar) itu bisa disalahgunakan. Aturan itu baru secara lisan,” kata  Abdul A’la dilansir dari Jawapos.com.

A’la mengaku, UINSA Surabaya sampai saat ini, tidak ada laporan penggunaan cadar. Jikalau ada, pihak kampus akan menegur secara persuasif, karena konteksnya tidak sama dengan larangan bercadar di (UIN) Yogyakarta.

Sementara itu, Sekretaris MUI Jawa Timur Mohammad Yunus meminta perguruan tinggi lain tak ikut latah melarang hak orang meyakini kebebasan beragama dalam berbusana.*/Sirajuddin Muslim

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:cadarDiretur Pusdikham UhamkadiskriminasiHAMintoleransilarangan bercadarmahasiswi bercadarpelarangan cadarPP MuhammadiyahUINUIN larang cadarUIN SUKAUIN Sunan AmpelUIN Sunan KalijagaUINSAUniversitas Islam NegeriUniversitas Islam Negeri Yogyakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Umat Tidak Seharusnya Meributkan Hal yang Remeh
Tulisan selanjutnya Inggris Jalin Kerjasama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Berita
31 Agustus 2026 22:46
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?