Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI Papua Sampaikan Kemungkinan Hasil Penyelesaian Kasus PGGJ

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 April 2018 07:01 7:01 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 April 2018 08:34
Bagikan
Salah satu sudut jalan utama kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Maret 2018. Tampak Masjid Al-Aqsha yang sedang dibangun kembali.
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua, KH Saiful Islam Al-Payage, menyampaikan kemungkinan hasil dari tim kecil yang dibentuk terkait proses penyelesaian kasus penolakan Persekutuan Gereja-gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) atas syiar Islam di sana.

Payage mengatakan, ada tiga poin yang dirumuskan. Pertama, masalah menara Masjid Al-Aqsha Sentani, dimana tidak akan ditinggikan lagi.

Dilihat dari rekomendasi MUI Papua, terangnya, hal itu tidak masalah. Karena persoalan menara masjid tidak melanggar hukum positif, hukum adat, atau hukum agama.

“Artinya menara tetap dibangun (tapi tidak menambah tinggi),” ujarnya kepada hidayatullah.com di Jakarta, baru-baru ini.

Baca: MUI Papua Tolak Tuntutan PPGJ Soal Masjid Al-Aqsha

Kedua, sambungnya, soal permintaan PGGJ agar tidak boleh adzan terlalu keras, tidak boleh dakwah, tidak boleh bangun masjid di instansi-instansi dan perumahan-perumahan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Temen-temen PGGJ juga sudah terima (bahwa permintaan PGGJ itu ditolak). Karena itu jelas impossible saya bilang, itu kebutuhan primer umat Islam, tidak bisa dihindarkan,” jelasnya.

Kamudian, lanjut Payage, umat Islam Papua mendukung secara penuh untuk umat Kristiani juga membangun gereja yang lebih besar.

Baca: MUI: Hubungan Antar Umat Beragama di Papua Kondusif

“Jadi Masjid Al-Aqsha ini dianggap yang paling wah begitu. Kenapa teman-teman gereja ini tidak membangun gereja yang lebih wah lagi,” ungkapnya.

Payage menyebut, disepakati dalam tim kecil nantinya dana pembangunan akan didukung oleh Pemda Kabupaten Jayapura.

“Dan umat Islam siap untuk membantu itu. Saya pikir poin itu yang bisa disampaikan,” tandasnya.*

Baca: Persekutuan Gereja di Papua Persoalkan Menara Masjid, Adzan, dan Busana Keagamaan

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:busana keagamaandiskriminasigereja di Jayapuraintoleransiintoleransi di PapuaIrian JayaKabupaten Jayapurakerukunan beragamaKetua MUI PapuamasjidMasjid Al-Aqsha SentaniMUI PapuaPapuapelarangan suara adzanpembangunan masjidPersekutuan Gereja-Gereja di Kabupaten JayapuraPGGJSaiful Islam Al PayageSentanisuara adzan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mosi Integral Natsir Bisa Dijadikan Penyemangat Indonesia Tak Bubar
Tulisan selanjutnya HNW: Kasus Sukmawati Tantangan Polisi Menegakkan Hukum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?