Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MPR Ajak Generasi Muda Waspadai LGBT

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 November 2018 20:37 8:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 November 2018 20:37
Bagikan
Poster "Stop LGBT" pada sebuah aksi di Jakarta, 17 Desember 2017.
Bagikan

Hidayatullah.com– MPR RI mengajak pelajar dan generasi muda untuk menjauhi dan mewaspadai penyebaran paham penganut homoseksual, cinta sejenis, termasuk LGBT di Indonesia.

Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah dalam acara Sosialisasi 4 pilar MPR RI yang berlangsung di Hotel Selecta, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (06/11/2018), mensinyalir bahwa cinta sejenis di kalangan generasi muda dan pelajar sekarang ini semakin marak dan terbuka.

Kata dia mereka melakukan propaganda secara terbuka baik melalui media offline dan online, Facebook, dan WhatsApp.

Baca: Menag: Harus Cegah Perilaku LGBT lewat Proses Penyadaran

Menurut Basarah, paham yang bertentangan dengan ideologi Pancasila itu, kini populasinya dari tahun ke tahun semakin meningkat. Bahkan mereka berobsesi agar perkawinan sejenis di Indonesia dihalalkan, dilegalkan, seperti di 9 negara di dunia lainnya, misalnya Jerman, Skotlandia, dan Belanda.

“(Di) Indonesia paham cinta sejenis dari waktu ke waktu semakin meningkat. Peningkatan itu terjadi karena mereka lebih membuka diri atau coming out (mengaku), ke media sosial, mereka terang-terangan dan bahkan ada yang pasang iklan. Hal ini harus segera kita musnahkan,” terangnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Lanjut dia, isu LGBT, perkawinan sejenis, dan terorisme itu sama bahayanya terhadap kelangsungan bangsa dan negara. Sebab perkawinan sejenis, begitu juga terorisme, bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa. Hal tersebut harus dicegah jangan sampai merambah generasi muda.

Baca: Takut Musibah Palu, Umno Desak LGBT di Malaysia Dikendalikan

Di hadapan guru, ratusan pelajar, tokoh masyarakat, dan tokoh agama, Basarah menyebut propaganda kehidupan seks bebas yang dilakukan oleh homoseks adalah sebagai upaya untuk memusnahkan umat manusia. Sebab dengan homoseksual, jumlah populasi penduduk tidak akan bertambah.

“Paham LGBT di Indonesia tidak masuk akal, melanggar sila Ketuhanan Yang Maha Esa, dan bertentangan dengan hasil ijtima ulama,” ungkapnya lansir RRI.co.id.

Baca: Umat Islam Karawang Tolak LGBT, Kawal Janji Bupati

Ia juga mengatakan, dengan adanya perkawinan sejenis itu secara otomatis maka tidak ada keturunan manusia. Model seperti ini, yang dilakukan oleh mereka telah dilakukan secara terstruktur, sistematif, dan masif. Akibatnya banyak mereka terkena HIV, virus yang mematikan.

Oleh karena itu, kata dia, generasi muda Indonesia dan pelajar-pelajar harus dibekali dengan semangat patriolisme dan nasionalisme. Agar yang mengancam eksistensi negara Pancasila bisa ditanggulangi sedini mungkin.*

Baca: MUI Sangat Mendukung Pemkab Cianjur Cegah LGBT

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad Basarahgenerasi mudahomoseksuallgbtMPRpelajarWakil Ketua MPR
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menteri Libanon: Pengungsi yang kembali ke Suriah Dibunuh
Tulisan selanjutnya Din Syamsuddin Terima Penghargaan Kedua dari Pemerintah Jepang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?