Hidayatullah.com–Menteri Negara Urusan Pengungsi Libanon menuduh pasukan rezim Suriah membunuh para pengungsi yang telah kembali ke negara yang dilanda perang itu.
Berbicara kepada Anadolu Agency pada Senin, Mouin Merhebi mengatakan sebuah keluarga Suriah telah terbunuh di desa Homs, Suriah barat pekan lalu.
“Petugas keamanan dari pasukan rezim telah menyerbu rumah keluarga itu dan membunuh ayah, putranya dan seorang keponakan,” kata Merehbi.
Baca: Gencatan Senjata Dicapai, Pengungsi Suriah Kembali Pulang
Dia mengatakan bahwa keluarga yang terbunuh itu baru saja kembali ke Suriah.
“Pembunuhan dan penganiayaan menargetkan mereka yang kembali ke wilayah yang dikuasai rezim, khususnya desa dan kota dekat perbatasan Libanon,” katanya.
Sang menteri membantah bahwa pihak berwenang Libanon telah memaksa pengungsi Suriah untuk kembali ke negara mereka.
“Mereka kembali secara sukarela,” katanya.
“Kami tidak memaksa siapa pun untuk kembali.”
Baca: Setengah Juta Pengungsi Suriah Dikabarkan Telah Kembali ke Rumah
Pekan lalu, pemerintah Libanon mengatakan lebih dari 87.000 pengungsi Suriah telah kembali ke negara mereka sejak Juli.
Beirut memperkirakan jumlah pengungsi Suriah yang masih berada di Libanon berjumlah sekitar 1,5 juta orang, meskipun PBB menyebutkan jumlahnya kurang dari satu juta.
Suriah baru saja mulai keluar dari konflik dahsyat yang dimulai pada 2011 ketika rezim Bashar al-Assad menindak keras para demonstran dengan keganasan yang tidak terduga.*