Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Amnesty: Pelaku Penembakan di Papua Harus Dihukum

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 7 Desember 2018 20:17 8:17 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 7 Desember 2018 20:17
Bagikan
Peneliti Amnesty Internasional Indonesia untuk isu Papua, Papang Hidayat, di Jakarta, Jumat (07/12/2018).
Bagikan

Hidayatullah.com– Peneliti Amnesty Internasional Indonesia untuk isu Papua, Papang Hidayat, menilai penembakan 31 orang di Kabupaten Nduga, Papua, sebagai human right abuse. Dimana ada perampasan hak asasi yang pelakunya bukan negara.

Meski pelakunya bukan negara, tapi kata Papang, pelakunya tetap harus dihukum. Keluarga korban juga harus diberikan kompensasi atau reparasi. Baik bentuknya material, maupun imaterial.

“Kalau kasus Nduga, saya kira tidak ada hambatan politis buat polisi untuk melakukan proses penegakan hukum. Tapi begitu kasus (penembakan) Paniai kesannya entah dia tidak mau atau tidak mampu,” ujarnya usai diskusi publik kasus penembakan paniai di kantor Amnesty, Jakarta pada Jumat (07/11/2018).

Sedikit cerita tentang kasus penembakan di Kabupaten Paniai, Papua.

Kasus ini, tutur Amnesty, terjadi pada 8 Desember 2014. Polisi dan tentara menembak kerumunan warga yang sedang menyuarakan protes secara damai atas kasus penganiayaan anak. Penembakan ini menewaskan empat pemuda Papua yang semuanya pelajar.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kembali ke kasus Nduga. Menurut Papang, kasus ini bagian dari kekerasan yang masih terus berlanjut di Papua.

Aparat, kata dia, harus membuka secara terang kasus ini dan segera menangkap pelakunya.

“Cuma memang ada pertanyaan,” kata Papang mengkritisi. “Kalau dia (aparat) sangat serius memburu kelompok-kelompok bersenjata pro kemerdekaan, kenapa keseriusan itu enggak dilakukan untuk menuntaskan kasus Paniai?”* Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amnesty Internasional IndonesiaHAMNdugaOPMPaniaiPapuapenembakanseparatisteroristerorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Malaysia Bakar Sisik Kulit Trenggiling Bernilai $9 Juta
Tulisan selanjutnya 100 Tahun Wanita Syarikat Islam Diapresiasi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Berita
17 Oktober 2026 10:37
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?