Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Walrus di Norwegia Mati Tertular Virus Flu Burung

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 April 2024 16:58 4:58 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 April 2024 16:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kasus pertama walrus mati setelah tertular virus flu burung terdeteksi di Norwegia di salah satu pulau di kawasan Arktik, kata peneliti.

Walrus itu ditemukan tahun lalu di Pulau Hopen di Kepulauan Svalbard, kata Christian Lydersen dari Norwegian Polar Institute kepada AFP.

Tes yang dilakukan oleh sebuah laboratorium Jerman mengungkap adanya virus burung pada mamalia laut tersebut. Namun, sampelnya terlalu kecil untuk mengetahui secara pasti apa variannya H5N1 atau H5N8.

“Ini pertama kalinya flu burung tercatat ditemukan pada walrus,” kata Lydersen, kutip AFP Selasa (30/4/2024).

Sekitar enam bangkai walrus ditemukan tahun lalu di Kepulauan Svalbard, sekitar 1.000 kilometer dari Kutub Utara dan di pertengahan antara wilayah Norwegia daratan dengan Kutub Utara.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Lydersen mengatakan “tidak tertutup kemungkinan” sebagian dari mereka mati akibat flu burung.

Frank Wong, seorangbpakar mikrobiologi molekular di CSIRO Australian Animal Health Laboratory, penularan virus flu burung ke mamalia laut merupakan suatu kekhawatiran signifikan. Hewan seperti singa laut dan anjing laut berbulu sebelumnya sudah ada yang mati karena virus yang biasanya menjangkiti unggas itu.

Penularan diduga disebabkan hewan-hewan mamalia itu mengkonsumsi bangkai burung atau tinggal di koloni yang kontak dekat dengan hewan-hewan lain.

Walrus, yang dapat tumbuh besar hingga berbobot dua ton, makanan utamanya adalah ikan dan kerang-kerangan. Namun, mereka adakalanya memakan burung-burung laut.

Dikhawatirkan virus dapat menular ke beruang kutub yang memakan bangkai walrus yang terinfeksi virus flu burung. Kekhawatiran itu bertambah mengingat banyak bongkahan es di daerah kutub yang mencair beberapa tahun terakhir.

Flu burung meresahkan peternakan unggas sejak tahun 2020.

Virus itu diketahui sudah membunuh satu beruang kutub di Alaska, menurut pihak otoritas di Amerika Serikat. Ribuan mamalia laut sudah ditemukan tewas akibat virus flu burung di Amerika Selatan, menurut para peneliti Kutub Selatan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:flu burungwalrus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Politisi PAS Menteri Besar Perlis Diperiksa SPRM Terkait Kasus Korupsi Putranya
Tulisan selanjutnya Pasukan Mali Dkk Bunuh Komandan ISIS yang Diburu Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?