Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Amnesty: Komitmen Jokowi Jamin Akuntabilitas Penembakan Paniai Belum Terlaksana

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 27 Desember 2018 11:19 11:19 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Desember 2018 06:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com —Amnesty Internasional Indonesia menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mau menuntaskan kasus penembakan di Kabupaten Paniai, Papua.

Sudah empat tahun berlalu, namun belum ada kejelasan kasus ini. Pelakunya belum ditangkap. Tak ada akuntabilitas kasus penembakan ini. Masyarakat, kata peneliti Amnesty untuk isu Papua, Papang Hidayat, punya harapan besar setelah mendengar janji Jokowi tadi.

“Jadi orang mau nguji, Jokowi serius atau enggak?” ucap Papang dalam diskusi publik kasus penembakan paniai di kantor Amnesty, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Amnesty memandang, kasus Paniai ini bisa menjadi titik balik akuntabilitas pemerintah.

“Karena kita yakin betul, kalau tidak ada akuntabilitas, maka peristiwa serupa bisa terus terjadi,” kata Papang.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Baca:  Amnesty: Diskriminasi China Terhadap Uighur Tak Bisa Dibantah

Dalam laporan Amnesty, pasca kasus penembakan Paniai, angka kasus pembunuhan di luar hukum di Papua terus terjadi. Dari tahun 2015-2018, tercatat ada 29 kasus terjadi.

7-8 Desember tahun ini menandai empat tahun penganiayaan dan penembakan di Paniai. Penganiayaan terjadi pada Ahad, 7 Desember 2014. Seorang anak dari Kampung Ipakije, Enarotali, diduga dipukul oleh personil militer. Akibatnya korban mengalami luka bengkak pada bagian belakang telinga kanan, telinga kiri, dan luka robek di ibu jari kaki kiri akibat pukulan popor senjata api  laras panjang.

Besok paginya, ratusan warga Papua berkumpul di dekat markas militer dan polisi setempat, di Kabupaten Paniai untuk melakukan protes. Ketika para demonstran mulai melemparkan batu dan kayu ke sekitar markas tentara dan polisi, pasukan keamanan mulai menembaki kerumunan demonstran dengan peluru tajam, menewaskanempat orang yang semuanya pelajar.

Setidaknya 11 orang lainnya terluka oleh tembakan peluru ataupun tusukan bayonet.

“Kejadian ini menyedihkan. Anak-anak itu potensi besar buat orang Papua dan mungkin juga Indonesia. Mereka calon atlet dan berprestasi di sekolah. Sayangnya masa depannya habis,” kata Papang.

Baca:  Amnesti Internasional: Aung San Suu Kyi Benamkan Kepalanya di Pasir

Sejauh ini, kata Amnesty, belum ada proses pengadilan yang dilakukan polisi maupun tentara atas kasus yang menghilangkan nyawa warga sipil tersebut.

Amnesty menerangkan, di bawah hukum dan standar internasional, petugas penegak hukum dapat menggunakan kekuatan hanya ketika dibutuhkan dan sepanjang diperlukan untuk melakukan penegakkan hukum. “Mereka tidak perlu menggunakan senjata api kecuali untuk mempertahankan diri dari ancaman yang dapat mengakibatkan kematian atau luka parah,” katanya.

Amenesty menegaskan, tuduhan penggunaan kekuatan secara sewenang-wenang oleh polisi atau aparat keamanan lainnya yang sedang bertugas harus diinvestigasi secara menyeluruh. Negara harus melakukan investigasi secara efektif, imparsial, dadan independen mengenai tuduhan pelanggaran HAM oleh penegak hukum, temasuk tuduhan pelanggaran hak untuk hidup dan kejahatan lain menurut hukum internasional.*/Andi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amnesty internasionalPapuapenembakan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekeluarga Selamat dari Tsunami setelah Batalkan Nonton Band
Tulisan selanjutnya Bersikap Adil Terhadap Poligami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?