Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Palestina Berharap Indonesia Bebaskan Bea Masuk 61 Produknya

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Juli 2019 21:28 9:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Juli 2019 18:01
Bagikan
Kunjungan delegasi Palestina di Kantor Kedubes Palestina, Jl Ki Mangunsarkoro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/07/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Sejak Senin (22/07/2019) beberapa delegasi dari Kementerian Perekonomian Nasional Palestina datang ke Indonesia dengan tujuan membangun kerja sama ekonomi antara Palestina dan Indonesia.

Delegasi Palestina datang ke Indonesia juga untuk memperkenalkan produk-produk mereka kepada Indonesia dan agar dapat bertukar pikiran mengenai pasar ekonomi di Indonesia.

Direktur Pusat Kebijakan Perdagangan Palestina, Shadi Shaheen, mengatakan, kedatangan mereka ke Indonesia juga untuk memperkuat hubungan antara dua negara, melalui program-program yang mereka lakukan selama di Indonesia.

“Dan yang paling besar nanti adalah workshop,” ujarnya dalam pertemuan di Kantor Kedubes Palestina, Jl Ki Mangunsarkoro. No 64, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (23/07/2019).

Mereka katanya juga sangat ingin memperkenalkan berbagai peluang bisnis dan investasi yang ada di Palestina. Ia mengaku sangat senang dengan keterlibatan Indonesia yang sudah banyak membantu perekonomian Palestina.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, Palestina juga meminta Indonesia agar membebaskan bea cukai terhadap sebanyak 61 item produk lainnya, selain kurma dan zaitun yang telah diberlakukan Indonesia sebelumnya.

“Kami menginginkan kelanjutannya dalam memperluas perluasan yang sudah dilakukan sebelumnya. Seperti pembebasan bea cukai 0% untuk dua produk kurma dan minyak zaitun, atau produk-produk lainnya yang dimungkinkan bisa untuk dibebaskan,” jelasnya.

“Semoga nantinya bisa mendapatkan berbagai implementasi dari kesepakatan yang kita bangun bersama dan juga semoga hal-hal ini bisa kita lakukan dengan sesingkat-singkatnya, sehingga dapat membantu rakyat Palestina dan juga Palestina dalam kedaulatan perekonomiannya,” lanjutnya.

Jawad Al-Muty, Perwakilan Kementerian Perekomian Nasional Palestina, mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih dan sangat bangga terhadap Indonesia yang telah menyambut mereka pada kunjungan kali ini.

Kunjungan itu, katanya, juga agar dapat meningkatkan perekonomian nasional Palestina, dengan berkerja sama bilateral dengan perusahaan, atau sektor ekonomi yang ada di Indonesia, baik sektor umum maupun sektor yang khusus.

Ia mengaku, pihaknya sangat bersemangat dengan sambutan yang mereka terima. Ia berharap kedepannya hubungan Palestina-Indonesia bisa terus berkelanjutan dan membawa hasil yang bagus bagi kedua negara.

Dia menyampaikan, APBN di Palestina mengalami penurunan yang signifikan dibanding tahun lalu. Selain itu, barang- barang yang masuk ke Palestina juga susah karena harus melalui pemeriksaan tentara penjajah Zionis-‘Israel’.

“Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, banyak sekali kendala yang kami alami sebagai dampak penjajahan yang saat ini sedang berlangsung, hal ini dapat dilihat dari barang-barang yang masuk ke Palestina ketika mereka ingin melewati perbatasan yang dijaga oleh tentara ‘Israel’.

Sehingga dengan adanya kesulitan ini berdampak turunnya 40 persen dari APBN negara Palestina dibandingkan dengan tahun yang lalu. Dan penurunan 40 persen ini merupakan angka yang tertinggi sedunia dibanding dengan APBN-APBN yang ada di negara lainnya prioritas,” ulasnya.

Oleh karena itu, katanya, pemerintah Palestina berusaha untuk memiliki kebebasan ekonomi nasional. Bangsa Palestina berkeyakinan untuk menjadi bangsa yang mandiri secara ekonomi, sangat bisa dilakukan tanpa bantuan produk dari ‘Israel’.

“Pemerintah Palestina saat ini ingin terlepas secara keseluruhan dengan berbagai hal yang berkaitan dengan ‘Israel’ termasuk di antaranya ingin memiliki kedaulatan ekonomi nasional sendiri tanpa harus bergantung dengan produk-produk dan bantuan dari ‘Israel’,” ujarnya.

Jawad, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia lewat perwakilan Kadin dan Menteri Perdagangan atas kebijakan pembebasan pajak yang diberikan pada dua produk Palestina.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Indonesia atas kebijakan pembebasan pajak yang diberikan terhadap produk kurma dan minyak zaitun yang sudah berjalan saat ini,” ujarnya.

Perlu diketahui bersama, kata dia, bahwa hasil perdagangan yang Palestina terima dalam satu tahunnya bisa mencapai USD 5 miliar.

“Hanya saja kontribusi yang diberikan oleh Indonesia masih sangat sedikit sekali dalam angka yang ada. Maka kami datang ke Indonesia, untuk bisa menunjuk lebih lanjut tentang hubungan yang bisa kita lakukan bersama-sama dan juga kami ingin membalas kunjungan dari delegasi delegasi Indonesia yang sudah berkunjung beberapa waktu lalu ke Palestina,” jelasnya.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bea CukaiindonesiaIndonesia - Palestinainvestasi Palestinaisraelpalestinaproduk Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ACT Sesalkan Kabar Hoax yang Sebut Lembaga “Radikal”
Tulisan selanjutnya Mengatur Skor Laga Internasional, Eks Bos Sepakbola Bostwana Diberi Sanksi Seumur Hidup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?