Hidayatullah.com– Sesaat setelah PT PLN (Persero) memadamkan listrik secara serentak di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan sekitarnya, Ahad siang kemarin hingga semalam, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan langsung blusukan.
Anies langsung meninjau sejumlah titik pelayanan transportasi publik seperti crisis center Mass Rapid Transit/Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta hingga halte bus Transjakarta atau dikenal sebutan busway.
Anies juga mendatangi sejumlah rumah sakit di Jakarta, seperti RSUD Tanah Abang dan RSUD Tarakan. Anies melakukan blusukan untuk memastikan pelayanan di kedua RSUD milik Pemprov DKI Jakarta itu tetap berjalan meski dengan dukungan genset.
Selain itu, Anies juga langsung menyampaikan sejumlah imbauannya kepada warga masyarakat khususnya di DKI dalam menghadapi pemadaman listrik yang menurut PLN akibat adanya gangguan tersebut.
Beberapa imbauan Anies kepada warga dalam menghadapi pemadaman listrik yaitu: Hubungi Jakarta Siaga 112 atau kanal pengaduan lainnya bila memerlukan bantuan kedaruratan; Hemat dalam penggunaan air; Kurangi perjalanan karena lampu-lampu pengatur lalu lintas sebagian besar tidak berfungsi; Hemat menggunakan baterei pada semua alat komunikasi.
“Tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi kebenarannya,” imbau Anies.
Anies juga menggratiskan pelayanan MRT dan Transjakarta pada Ahad pasca pemadaman listrik tersebut.
Baca: Pemadaman Listrik Serentak, YLKI Minta PLN Beri Kompensasi Pelanggan
Diketahui, akibat pemadaman listrik oleh PLN, operasional transportasi MRT berhenti. Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta, Muhammad Kamaluddin mengatakan, setidaknya empat kereta MRT sempat tertahan di bawah tanah karena listrik padam.
Para penumpang MRT itu pun dievakuasi. Dua dari empat kereta yang sempat tertahan di evakuasi ke stasiun Istora dan Benhil.
Sejak padamnya listrik di Jakarta, Ahad siang itu, Anies melakukan inspeksi ke stasiun MRT Benhil memastikan proses pasca evakuasi berjalan lancar.
Anies juga memantau perkembangan pelayanan MRT dari crisis center MRT Jakarta, semalam.
“Alhamdulillah, listrik sudah mulai pulih, layanan MRT Jakarta sudah dapat dibuka kembali sejak pukul 20.00, dan GRATIS sampai akhir beroperasi hari ini. Layanan TransJakarta juga masih GRATIS hingga 24.00 nanti (semalam),” ujar Anies semalam disampaikan kepada publik lewat akun Instagram resminya pantauan hidayatullah.com, Senin pagi.
Ia pun saat itu mendoakan para pengguna MRT yang sedang dalam perjalanan agar selamat sampai tujuan masing-masing.
Baca: Listrik Padam se-Jabodetabek, Banten, Jabar, PLN Minta Maaf, Bantah Unsur Politis atau Sabotase
Dari stasiun MRT Bundaran HI, Anies lalu mengecek normalisasi layanan TransJakarta (TJ).
Anies mengatakan bahwa ketangguhan TransJakarta diuji pada Ahad kemarin hingga semalam dengan melayani limpahan penumpang yang luar biasa banyaknya, imbas padamnya listrik.
“Demi kenyamanan penumpang seluruh rute TJ digratiskan sejak pukul 18.30 sore tadi hingga tengah malam nanti,” ujarnya semalam.
Anies pun memberikan apresiasi kepada semua jajaran dari Dishub DKI, MRT Jakarta, TransJakarta, Dinkes DKI, PLN Disjaya, dan lain-lain yang memastikan layanan publik segera pulih dan meminimalkan ketidaknyamanan pada hari ini.
Tak lupa Anies kembali mendoakan warganya yang dalam perjalanan agar semua kembali ke rumah dengan selamat dan seluruh layanan listrik segera pulih kembali.
Baca: PLN Padamkan Listrik, Jokowi: “Saya Minta Tidak Terulang Lagi, Itu Saja”
Sementara itu, beberapa jam pasca pemadaman listrik secara serentak di sebagian wilayah Jawa pada Ahad (04/05/2019) hingga semalam, Presiden Joko Widodo mendatangi kantor pusat PT PLN (Persero) di Jakarta pada Senin (05/08/2019).
Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi yang pada Ahad kemarin menggelar acara gathering bersama jajaran menteri di Istana Bogor, Jawa Barat, itu meminta agar kejadian pemadaman listrik serentak jangan sampai terulang kembali.
Jokowi meminta PT PLN (Persero) untuk segera membenahi gangguan aliran listrik dan memiliki kalkulasi yang benar agar pemadaman listrik tidak terulang lagi dan tidak merugikan masyarakat.
“Saya minta tidak terulang lagi, itu saja. Cukup sekian,” ujar Presiden usai menerima penjelasan dari Plt Dirut PT PLN (Persero) Sripeni Inten Cahyani di Kantor Pusat PLN, Jakarta.*