Hidayatullah.com– Acara reuni alumni Aksi 212 di lapangan Monas, Jakarta Pusat, yang dimulai sejak Senin (12/02/2019) dihihari telah berakhir pada pagi ini sekitar pukul 08.24 WIB.
Panitia Reuni 212 menyatakan bahwa dengan berakhirnya acara pada Senin pagi, maka kondisi lalu lintas Jakarta diharapkan tidak terganggu, mengingat Senin merupakan hari pertama masuk kerja para karyawan dan pegawai negeri setelah libur akhir pekan.
Panitia mengajak bersiap untuk menyongsong Reuni 212 pada tahun berikutnya.
“Kita bertemu (tahun) 2020 bulan Desember yang akan datang,” ujar salah seorang pemandu acara dari atas panggung Reuni 212 di Monas.
Baca: HRS Tak Hadiri Reuni: Saya Masih Dicekal Atas Permintaan Pemerintah Indonesia
Reuni 212 yang ketiga ini dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, anggota DPR RI dari Partai Gerindra Fadli Zon, para ustadz, habaib, dan ratusan ribu jamaah.
Gubernur Anies dalam sambutannya mengatakan, ratusan ribu massa datang insya Allah membawa pesan perdamaian.
“Hari ini semua berjalan dengan tenang dan damai,” ujarnya.
“Jutaan jumlah (massa)nya ya? Jutaan tuh katanya,” tambah Anies saat diberi tahu pihak panitia soal jumlah massa Reuni 212.
Baca: Anies Hadiri Reuni 212, Disambut “Selamat Datang Gubernur Indonesia”
Reuni Akbar 212 yang digelar Ahad (02/12/2018) adalah gerakan simpatik atas aksi yang dilakukan tujuh juta warga Indonesia pada 2 Desember 2016 yang menuntut keadilan atas penistaan terhadap ayat suci Al-Qur’an oleh Gubernur DKI Jakarta saat itu, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Ahok akhirnya diputuskan bersalah dengan vonis 2 tahun penjara oleh hakim atas kasus penodaan agama pada Mei 2017. Setelah ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Ahok pun bebas dan kini Ahok diangkat menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) secara resmi sejak Senin (25/11/2019) lalu.* (SKR)