Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Prof Din: Komunisme Besar Karena Dukungan Politik

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Juni 2020 18:22 6:22 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juni 2020 11:34
Bagikan
Wasathiyyah Islam Din
Ketua Wantim MUI Prof Din Syamsuddin dalam video konferensi di Jakarta, Kamis, (02/04/2020).
Bagikan

Hidayatullah.com-Pergulatan ideologi apa pun menjadi besar karena adanya dukungan kekuasaan dan politik sebuah bangsa, demikian penjelasan Prof. Dr. Din Syamsuddin selaku pembicara dalam seminar webinar yang digelar dengan tema Ancaman Kebangkitan Komunisme Oligarki Dibalik RUU Haluan & Arogansi Idiologi Pancasila (6/6/2020) yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Analisa Data (PKAD).

“Mengapa demikian? Karena sebuah ideologi itu tidak bisa dimatikan tapi tumbuh dari generasi ke generasi. Dan tatkala sebuah ideologi kalah dan kemudian menyimpan dendam, maka bisa dipastikan akan ada upaya untuk balas dendam. Karena sebuah ideologi akan tumbuh dan kuat, manakala gerakan ideologi mendapat dukungan politik dan kekuasaan,” kata Din.

Jadi sangat wajar jika di sebuah bangsa kemudian ada yang menolak kebangkitan sebuah ideologi seperti penolakan terhadap ideologi komunis di Indonesia. Ini kewajaran karena dalam sejarahnya komunis sangat bertentangan dengan Pancasila.

Rencana Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) telah melakukan penafsiran sepihak. Dan bahkan bertentangan dengan pancasila. Dan Pancasila itu sangat dijiwai dengan Piagam Jakarta.

“Jadi kalau ada yang melakukan penafsiran terhadap Pancasila, maka harus berpegangan pada sejarah dan hadirnya kesepakatan Piagam Jakarta. Hal ini agar tidak ada penyelewengan sejarah dan makna idiologi Pancasila,” tegas Din Syamsuddin. */Akbar Muzakki

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah
Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Din SyamsuddinpancasilaRencana Undang-undang Haluan Ideologi PancasilaRUU HIP
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Beragam Manfaat Buah Anggur yang Jarang Diketahui
Tulisan selanjutnya Al Tabari Saatnya Bangkit Menuntut Ilmu!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?