Hidayatullah.com– Politisi senior yang juga mantan Ketua MPR RI, Amien Rais baru-baru ini mengumumkan nama partai baru miliknya yang dinamakan Partai Ummat.
“Mukaddimah Partai Ummat. Kitab suci Al-Qur’an mendorong ummat beriman agar dalam mengarungi kehidupan di dunia mereka senantiasa melaksanakan dua perintah Allah Subhanahu Wata’ala secara serentak,” kata Amien Rais saat meluncurkan Partai Ummat melalui siaran langsung di akun YouTube Amien Rais Official, Kamis (01/09/2020).
Amien Rais mengatakan hanya negaralah yang dapat menegakkan keadilan secara menyeluruh. Begitupun sebaliknya, dengan memiliki sarana dan aparat yang lengkap serta kekuasaan yang paling besar, negara juga dapat melancarakan pelbagai kedzaliman terhadap rakyat.
“Negara dapat melancarkan kedzaliman politik, kedzaliman ekonomi, kedzaliman sosial, kedzaliman hukum, bahkan kedzaliman kemanusiaan. Namun hanya negara pula yang dapat menegakkan keadilan bagi semua rakyatnya,” ucapnya.
Hal itu semua, lanjut Amien sepenuhnya bergantung pada pemerintah yang berkuasa. “Apakah sedang membela kepentingan rakyat dan umat? Atau sebaliknya sedang membela kepentingan konglomerat dan korporatokrat,” ujarnya.
Amien kemudian menegaskan komitmennya untuk membela perjuangan umat dalam menegakkan keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Partai Ummat insyaAllah bertekad akan bekerja dan berjuang bersama anak bangsa lainnya melawan kedzaliman dan menegakkan keadilan,” jelasnya.
Terakhir, Amien mengatakan Partai Ummat akan bekerja dan memegang teguh Pancasila, UUD 1945 dan semua aturan demokrasi universal. Amien menegaskan, Partai Ummat berasaskan Pancasila dan UUD 1945. Dalam pernyataan di akhir video, Amien menyerukan takbir dan merdeka.
“Partai Ummat akan bekerja dan berjuang memegang teguh Pancasila, UUD 1945, dan semua aturan demokrasi universal. Akhirnya iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin. Hanya kepada Allah kami menyembah dan hanya kepada-Nya pula kami memohon pertolongan. Allahu Akbar! Merdeka!” pungkasnya mengutip salah satu ayat dalam Surat Al-Fatihah.* Azim Arrasyid