Hidayatullah.com- Pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda diperiksa kepolisian Bareskrim Polri, Senin (01/02/2021). Informasi dihimpun hidayatullah.com, Abu Janda diperiksa polisi terkait unggahannya yang menuding “Islam arogan”.
Terkait itu, di media sosial ramai perbincangan tentang Abu Janda. Dua tagar menempati posisi trending topic nasional yaitu #PermadiAryaBuzzerRasis dan #TangkapAbuJandaRasis.
“Fakta bahwa masih adanya orang Indonesia yg membela abu janda sang perusak negeri tak membuat heran,pasti itu BuzzeRp dan manusia busuk lainnya, saling membela walau tahu salah,karena makan haram adalah pilihan hidup mereka #TangkapAbuJandaRasis
#TangkapAbuJandaRasis,” tulis akun @UnBuzzeRpharam, Senin (02/01/2021).
Sebelumnya diwartakan Abu Janda menjalani pemeriksaan terkait cuitan ‘Islam arogan’ di Bareskrim.
“Yang bersangkutan sedang menjalani pemeriksaan,” ujar Direktur Tindak Pidana Siber Brigadir Jenderal Slamet Uliandi dikutip Detikcom, Senin (01/02/2021).
Selain dimintai keterangan mengenai cuitan tersebut, Abu Janda rencananya juga akan diperiksa terkait cuitan ‘evolusi’ kepada eks komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Tapi Slamet tak merinci kapan Abu Janda dipanggil dalam kasus cuitan ‘evolusi’ bernada rasisme itu.
“Untuk pelaporan terhadap terlapor yang sama, dalam hal ini mengenai cuitan dugaan rasisme kepada Saudara NP (Natalius Pigai), yang bersangkutan juga akan kami panggil dalam panggilan yang berbeda,” sebut Slamet, Sabtu (30/01/2021) lalu.
Pantauan hidayatullah.com, warganet mendesak Abu Janda agar ditangkap dan ditahan.
“Sebagian isi UU No.40/2008.
Ttg Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.
Seharusnya Abu Janda kena pada pasal 4 poin b (1)
5 Tahun untuk Abu Janda
#TangkapAbuJandaRasis,” tulis akun @BinNuh_,
Sementara itu, elemen masyarakat yang mengatasnamakan Ikatan Aktivis 98 mengklaim telah menyiapkan 1.000 pengacara untuk membantu advokasi hukum terhadap Abu Janda di kepolisian.
“Kami akan menyiapkan 1.000 lawyer untuk menjaga Abu Janda,” klaim Ketua Umum Ikatan Aktivis 98, Immanuel Ebenezer dikutip CNNIndonesia.com, Senin (01/02/2021).
Immanuel menganggap dilaporkannya Abu Janda ke pihak kepolisian atas tuduhan rasisme tak sesuai fakta hukum. Immanuel bahkan menuding aksi pelaporan oleh Ketua Umum, KNPI Haris Pratama terkesan sekadar memanaskan suasana.*