Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Menuju Cerdas Literasi, Anggota Komisi X DPR Minta Kemdikbudristek Kerjasama dengan Perpusnas

Bambang S
Terakhir diupdate: 15 Juli 2021 10:57 10:57 am
Bambang S
Dipublikasikan 15 Juli 2021 10:57
Bagikan
anggaran permendikbudristek 30
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah
Bagikan

Hidayatullah.com — Perpanjangan masa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) terutama di wilayah yang tengah menjalani Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat sumber data digital menjadi semakin dibutuhkan.

Untuk mengoptimalkan sumber data dan mendukung program cerdas literasi bagi peserta didik, Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKS, Ledia Hanifa Amaliah meminta Kemendikbudristek jalin kerjasama program secara intensif dengan Perpusnas.

“Pembelajaran jarak jauh yang mengandalkan internet tentu membutuhkan sumber-sumber pelajaran secara digital. Perpustakaan Nasional sebagai lembaga negara yang sudah memiliki kelengkapan perpustakaan digital perlu diajak bekerjasama oleh Kemendikbudristek untuk mendukung program PJJ,” kata Ledia melansir media resmi PKS, Rabu (14/07/2021).

Dalam situasi pandemi yang belum nampak akan berakhir, pilihan melakukan PJJ masih mungkin berlangsung hingga beberapa waktu ke depan, karena itu menurut Aleg FPKS ini metode pembelajaran serta pengisian waktu bagi peserta didik dan tenaga pendidik harus banyak dikreasikan termasuk dengan menyediakan akses bagi kegiatan yang mendukung kecerdasan literasi.

“Sumber belajar bisa didapat dari internet, tetapi kadang anak tidak tahu harus mencari kemana dan malah berselancar ke sana kemari. Selain bisa memunculkan distraksi juga anak bisa tersesat pada sumber-sumber informasi yang tidak tepat. Maka perlu kita menjadikan perpusnas sebagai salah satu sumber alternatif dalam memberi kemudahan, kenyamanan dan keamanan bagi peserta didik dan tenaga pendidik dalam mendapat informasi yang tepat,” jelas Ledia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kemendikbudristek dan Perpustakaan Nasional menurut Sekretaris FPKS ini bisa bekerja sama membangun database perpustakaan digital yang mendukung semua keperluan belajar mengajar dari tingkat Paud hingga SMA bahkan Perguruan Tinggi. Sumber informasi tersebut bisa berupa buku, majalah, ensiklopedia, jurnal, infografis, komik, animasi dan sumber-sumber pengetahuan lain dalam bentuk digital.

“Perpusnas punya Ipusnas yang merupakan perpustakaan digital dengan sekitar 53 ribu koleksi bacaan sampai akhir tahun lalu. Dengan satu kerjasama yang baik dengan Kemdikbudristek tentu bisa disiapkan kanal atau link database sumber bacaan penunjang kegiatan belajar mengajar, pun untuk menjadi sarana hiburan yang mendidik bagi siswa maupun guru. Koleksi-koleksinya tentu perlu dipilih agar berkesesuaian dengan level sekolah.” lanjutnya

Kerjasama antara Kemdikbudristek dan Perpusnas ini menurut Ledia akan mempercepat program cerdas literasi bagi masyarakat. Sebab selama ini tingkat kecerdasan literasi masyarakat Indonesia yang rendah tidak hanya karena persoalan minat baca tetapi juga akses pada bahan bacaan.

“Kalau soal minat baca masyarakat termasuk para pendidik dan siswa didik cukup tinggilah minat bacanya, terutama untuk info-info pendek dan instan di internet. Tapi untuk membaca literatur, buku, jurnal, belum tinggi karena salah satu diantaranya akses pada sumber-sumber itu terbatas. Mau beli buku mahal, ensiklopedia bahkan mahal banget. Maka menghadirkan perpustakaan digital dengan koleksi terpilih bisa menjadi satu langkah strategis untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat khususnya peserta didik,” tutup Ledia.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Cerdas LiterasiLedia Hanifa AmaliahPembelajaran Jarak JauhPerpusnas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vaksin-covid-19-gaza Aljazair Akan Produksi Vaksin Covid-19 Sputnik V dan Sinovac
Tulisan selanjutnya Presiden Turki Erdogan dan Presiden China Xi Jinping Membahas Uighur Melalui Telepon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?