Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pandangan Semua Agama itu Benar di Mata Tuhan adalah Sikap Intoleran

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 17 September 2021 07:31 7:31 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 September 2021 16:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) Dr Henri Shalahuddin, MIRKH, mengatakan, pernyataan bahwa semua agama itu benar di mata Tuhan adalah pandangan pluralisme agama. Padahal, paham meyakini semua agama sama oleh pemikir dalam bidang filsafat agama-agama dianggap sikap intoleran.

“Pluralisme agama dalam pengertian kesatuan transenden semua agama, misalnya dengan meyakini semua agama sama-sama benar & sama-sama menuju Tuhan yang sama adalah pandangan yang buruk untuk dianut (a poor view to espouse),” demikian disampaikan Henri melalui akun instragramnya @henrishalahuddin, Kamis (16/9).

Masalah ini, kata Henri, sebenarnya sudah banyak dibahas kalangan akademisi lintas agama. Salah satunya Paul E. Krisek dalam thesis S2-nya, “The Religious Pluralism of John Hick: a Critique” pd thn 2000, di Liberty University.

Menurut Paul, secara moral, menyamakan semua agama adalah tindakan sewenang-wenang dan lemah (arbitrary and weak). Secara epistemologis dan linguistik paham pluralisme agama mementahkan pandangannya sendiri (self-refuting).

“Pluralisme agama model John Hick ini jika dipandang dari sisi agama adalah tidak toleran dan tidak konsisten. Seorang pluralis ingin semua orang mentolerir pandangan semua agama-agama besar, tetapi tidak mentolerir pandangan yang berbeda dari pluralism,” katanya. “Alih-alih menghasilkan klaim agama yang inklusif, pluralisme justru memproduksi klaim agama yang eksklusif (exclusive religious claim),” tambahnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Adanya kesamaan beberapa pandangan di semua agama, misalnya keyakinan tentang adanya Tuhan, atau semua agama sama-sama menyuruh kebaikan, itu bukan disebabkan karena semua agama adalah sama. Tetapi lebih karena semua manusia itu diciptakan oleh Pencipta yang sama, kata Henri.

“Intinya pluralisme adalah paham tunggal tentang keberagaman (pluralitas), atau paham penyeragaman terhadap keberagaman identitas. “Oleh karena itu kita perlu rasional tanpa menjadi liberal untuk menjaga iman dan akal sehat kita serta tidak terpengaruh paham liberalisme dan bahaya syirik modern,” tambah pria yang kini tinggal di Turki ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Henri ShalahuddininsistintoleranPemikiran Islam Liberalsemua agama sama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenag Luncurkan Sertifikasi Halal Gratis untuk Pelaku UMK
Tulisan selanjutnya Marak Penculikan, Sejuta Anak Nigeria Terganggu Sekolahnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Berita
31 Agustus 2026 20:04
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?