Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Santri dan Pemuda Harus Berkontribusi bagi Kejayaan Indonesia

Bambang S
Terakhir diupdate: 26 Oktober 2021 11:54 11:54 am
Bambang S
Dipublikasikan 26 Oktober 2021 15:00
Bagikan
Wakil Ketua MPR RI Dr Hidayat Nur Wahid
Bagikan

Hidayatullah.com — Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Hidayat Nur Wahid, mengatakan ada hikmah yang perlu diambil oleh para Santri, Pemuda dan pemuda Islam dengan hadirnya tiga hari penting, secara berdekatan. Yakni Maulid Nabi, Hari Santri dan Sumpah Pemuda.

Hidayat mengajak agar santri dan pemuda Islam dapat melanjutkan peran historis para bapak dan pahlawan bangsa, dengan memahami kiprah mereka, supaya dapat terus berkontribusi bagi kejayaan bangsa dan negara. Meneruskan kiprah Pemuda, Santri, Ulama dan Habaib, pendiri bangsa dan Negara Indonesia.

“Maulid Nabi jatuh pada 19 Oktober, Hari Santri diperingati pada 22 Oktober, dan Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober. Ada korelasi yang perlu diambil dari peringatan-peringatan tersebut. Yakni, agar peran pemuda, santri, ulama, habaib, dan ummat Islam sejak sebelum Indonesia Merdeka dan saat diperjuangkan menjadi negara merdeka, dapat diteruskan oleh para santri dan pemuda Islam di era reformasi. Karena keteladanan mereka sebagai Pahlawan Bangsa tetap relevan, bahkan untuk Santri dan Pemuda di era disrupsi dan pasca pandemi sekalipun,” ujar Hidayat melalui siaran pers yang diterima Hidayatullah.com, di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Para Ulama dan Santri Indonesia yang ikut mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kata Hidayat telah menunjukkan keteladanan Rasulullah SAW dalam berjuang melawan kezaliman (para penjajah).

Hidayat menuturkan untuk siap bekerjasama dengan para pejuang dari latar belakang apapun, sekaligus memberikan keteladanan menghadirkan kenegarawanan dengan menjaga persatuan dan kesatuan umat dan bangsa. Para ulama, habaib dan santri dari berbagai Ormas Islam dan Partai Islam (seperti Syarikat Islam, PII, Masyumi), aktif dan produktif menjadi anggota BPUPK, Panitia Sembilan hingga PPKI.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mereka bahu membahu berjuang bersama tokoh-tokoh Bangsa dari berbagai latar organisasi, suku dan agama yang berbeda. Sehingga mereka bisa kompromi dan menyepakati dasar negara Pancasila, UUD 1945, bentuk negara NKRI termasuk memperjuangkan dan menerima disahkannya Departemen Agama pada 3-1-1946.

“Beliau-beliau itu memberikan keteladanan, dan sukses menghadirkan sejarah yang gemilang. Bukan menunjukkan egosime pribadi maupun kelompok, tetapi menunjukan kenegarawanan, agar bangsa dan negara ini tetap merdeka, bersatu dan berdaulat,” ujarnya.

Selain rapat-rapat pendirian NKRI, kata Hidayat para ulama, santri dan pemuda juga berjuang secara fisik memperjuangkan dan mempertahankan Indonesia merdeka. Itu nampak sangat jelas dalam peristiwa heroik “Resolusi Jihad” yang dikumandangkan oleh KH. Hasyim Asy’ari dan disambut dengan sangat antusias oleh para kiyai, santri dan pemuda. Peristiwa 22 Oktober 1945 itu kemudian diperingati sebagai Hari Santri.

“Jadi, peringatan Hari Pahlawan 10 November, itu sesungguhnya ada korelasinya dengan peristiwa sebelumnya, yakni Resolusi Jihad 22 Oktober. Sehingga pemuda Bung Tomo pada 10 November dengan heroik meneriakan Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar, Merdeka! Karena tersemangati oleh Fatwa dan Resolusi Jihadnya KH Hasyim Asyari,” ujarnya.

Begitu pula dengan peristiwa mensejarah sebelumnya yaitu Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Selain organisasi pemuda bercorak kedaerahan dan kesukuan, ada pula pemuda yang menunjukan paham ke-Agamaan, yakni Jong Islamieten Bond (Perhimpunan Pemuda Islam).

“Para aktivis muda Islam itu bahu membahu dengan pemuda berlatar belakang beragam. Mereka aktif dan produktif ikut menyelenggarakan dan menyepakati materi Sumpah Pemuda, yang menjadi tonggak penting berdirinya Negara Indonesia,” tuturnya.

Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini mengungkap peristiwa-peristiwa penting tersebut hanya sebagian dari banyak kejadian bagaimana santri, pemuda, ulama, habaib dan umat Islam berkontribusi positif untuk Bangsa dan kemerdekaan Negara Indonesia.

Oleh karena itu, kontribusi ini perlu diteruskan oleh para santri dan pemuda Islam. Mencintai Bangsa dan Negara dengan mengenal sejarah santri dan pemuda, agar selalu bersatu, bisa bekerja sama dengan elemen-elemen bangsa lainnya. Untuk merealisasikan tujuan Indonesia merdeka. Dan menyelamatkannya dari berbagai bentuk neo kolonialisme yang mengancam eksistensi Bangsa dan Negara.

“Sahabat Rasulullah SAW, bernama Ibnu Abbas RA pernah menyampaikan mengapa dalam Al Quran banyak diungkap sejarah dan cerita-cerita sejarah. Karena kisah-kisah itu sesungguhnya adalah sarana untuk menjadi ibrah (pelajaran) dan menunjukan bahwa memperjuangkan kebenaran dan kemaslahatan itu juga sudah dilakukan generasi sebelumnya dengan berbagai nilai yang diwariskan untuk jadi pembelajaran. Kisah-kisah tersebut tetap relevan bisa menjadi pegangan, dan inspirasi bagi para santri dan pemuda di masa kini dan masa yang akan datang menuju peringatan 1 Abad Indonesia Merdeka,” pungkasnya.*

Redaktur: Bambang S
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hari Santri NasionalHidayat Nur Wahidindonesiasantrisumpah pemuda
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Para Ulama Besar Sangat Tawadhu’ dan Saling Memuji
Tulisan selanjutnya MUI Gelar Seminar Internasional, Promosikan Keuangan Syariah pada Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?